Difavoritkan Oleh Rekan Sejawat, Mak Kiki Pimpin BKD DPRD Depok

67
Rezky M Noor

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Rezky M Noor atau yang akrab disapa Mak Kiki akhirnya terpilih sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD). Terpilihnya Kiki setelah memenangkan voting dalam rapat paripurna penetapan pimpinan BKD DPRD Kota Depok.

“Terimaksih atas support dan kepercayaannya dari teman-teman semua, ini merupakan amanah yang berat untuk saya jalankan,” ujar Kiki kepada Jurnal Depok, Selasa (8/10).

Atas kepercayaan itu, Kiki juga memeinta dukungan semua pihak terutama masyarakat agar dapat menjalankan amanahnya dengan baik. Selain itu, politisi Gerindra tersebut telah memiliki beberapa program kerja untuk dijalankannya.

“Kami perlu masukan-masukan agar kinerja kami lebih baik. Terkait dengan tingkat kedisiplinan dan kehadiran anggota dewan semua telah diatur di tatib,” paparnya.

Kiki bersama anggotanya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki kualitas disiplin dan kehadiran anggota dewan.

“Insya Allah, biasanya bukan sengaja mereka mangkir tapi ada sesuatu hal yang harus dikerjakan. Yang jelas kami bertekad kinirja kami bisa lebih baik lagi dari periode sebelumnya. Kami akan melakukan pendekatan dengan teman-teman agar mereka lebih disiplin,” katanya.

Sementara itu politisi PPP yang didaulat menjadi Wakil Ketua BKD DPRD Depok, Hj Qonita Luthfiyah mengungkapkan bahwa proses politik telah berjalan sesuai azas demokrasi.

“Alhamdulillah, ini semua kami syukuri. Ini merupakan ujian bagi saya pribadi dan semua, karena pada dasarnya amanah itu sebuah ujian. Mudah-mudahan khususnya BKD dan anggota DPRD 2019-2024 pada umumnya bisa bekerja lebih baik lagi,” tandasnya.

Dirinya juga berharap, BKD yang baru ini dapat membawa penyegaran dan anggota DPRD dapat mengikuti aturan.

“Dewan kan enggak harus absen di kantor kecuali paripurna dan rapat-rapat tertentu, karena anggota dewan juga memiliki konsituen, yang penting ikut aturan saja, kapan waktu dewan harus hadir dan kapan waktu dewan menemui dan mengabdi kepada masyarakat serta konsituennya,” tukasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang menghadiri rapat paripurna tersebut mengapresiasi kualitas demokrasi yang dicerminkan di DPRD Depok.

“Alhamdulillah sejak kemarin kami mengikuti proses ini, kami melihat secara umum apa yang diinginkan teman-teman dapat terwujud, walaupun mungkin tidak sempurna secara menyeluruh,” ungkapnya.

Namun dirinya melihat, mewakili seluruh fraksi dapat terakomodir dan ada pemerataan di dalamnya.

“Kami melihat proses yang demkoratis dan begitu terbuka, kami memberikan keleluasaan terhadap teman-teman di dewan yang pada akhirnya dapat terlihat hasilnya,” jelasnya.

Pradi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerinda Kota Depok mewanti-wanti kepada anggotanya yang duduk di alat kelengkapan dewan agar tetap mengedepankan profesionlisme dalam menjalankan tugas.

“Harus professional, proporsional dan memiliki tanggungjawab. Siap-siap kalau sampai tidak produktif maka akan kami ganti atau direposisi berdasarkan informasi yang valid dan kinerja, kami ada pengawasan sendiri di internal,” terangnya.

Dalam voting tersebut, ada tujuh nama yang diajukan yakni Qurtifa Wijaya (PKS), Rezky M Noor (Gerindra), Veronica Wiwin (PDI-P), Hj Qonita Luthfiyah (PPP), Nurdin Alardishoma (Golkar), Azhari (PAN) dan Tati Rachmawati (PKB).

Namun setelah dilakukan voting, hanya lima nama yang lolos diantaranya Qurtifa Wijaya (PKS) yang mendapatkan 30 suara, Rezky M Noor (Gerindra) 44 suara, Veronica Wiwin (PDI-P) 44 suara, Hj Qonita Luthfiyah (PPP) 44 suara dan Nurdin Alardishoma (Golkar) 43 suara. Sementara Azhari 14 suara dan Tati hanya mendapat 4 suara. Dengan begitu, Azhari dan Tati harus terhempas dari BKD.

Setelah dilakukan musyawarah dengan lima nama yang lolos itu, terpilihlah Rezky M Noor sebagai ketua dan Hj Qonita Luthfiyah sebagai Wakil Ketua BKD. Sementara Qurtifa Wijaya, Veronica Wiwin dan Nurdin Alardisoma masing-masing sebagai Anggota BKD. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here