Dua Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut Di Bojongsari

47
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP

Bojongsari | jurnaldepok.id
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Parung-Ciputat Kecamatan Bojongsari pada Rabu (2/10) dini hari. Akibatnya dua orang tewas dan empat orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit.

Informasi yang dihimpun sebelum kecelakaan terjadi, mobil bus F-7642-FA melaju dari arah utara ke selatan melalui Jalan Raya Parung – Ciputat.

Namun sesampainya di dekat Klinik Kita, Kelurahan Bojongsari pengemudi kurang konsentrasi dan mengantuk sehingga bus oleng kekanan dan menabrak separator tengah jalan.

Tidak hanya menabrak separator saja bus terus menyeberang ke jalur berlawananan dan kembali menabrak mobil pick up F-8096-AO yang datang dari arah selatan ke utara. Selanjutnya bus terguling sehingga terjadi perkara kecelakaan lalu lintas.

Dalam kecelakaan ini dikabarkan dua tewas yakni Soleman pengemudi bus dan pengemudi mobil pick up, sementara empat lainnya dilarikan di Rumah Sakit.

Kanit Laka Satlantas Polresta Depok Iptu Joko Irwanto membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengatakan anggota masih berada di TKP.

“Anggota kami mengumpulkan data-data keterangan saksi dan korban di TKP,” katanya.

Kapolsek Sawangan, Komisaris Polisi Suprasetyo mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat bus kehilangan kendali.

“Bus ini melaju dari arah Ciputat menuju Parung. Diduga pengemudinya kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga bus oleng ke kanan dan menabrak separator tengah jalan,” katanya.

Tak sampai di situ, bus yang lepas kendali, akhirnya menyeberang ke jalur berlawananan dan kembali menabrak kendaraan pickup tersebut

Proses evakuasi jasad pengemudi mobil pick up yang tergencet body mobil memakan waktu selama dua jam.

Setelah ditarik menggunakan mobil derek sekitar pukul 06.30 WIB jenazahnya berhasil diangkat dari kabin pengemudi.
Sedangkan pengemudi bus terpental mengalami luka berat di kepala meninggal juga di lokasi.

“Selama proses evakuasi bangkai kendaraan yang menutup satu jalur arah mau ke Jakarta, anggota Polantas membantu mengalihkan lalu lintas dengan melakukan contraflow dari arah Parung menuju ke Jakarta,” terangnya.

Sekitar pukul 09. 00 WIB, lanjut Kapolsek, bangkai kendaraan yang menutup jalan sudah berhasil diderek mobil derek unit Laka Lantas Polresta Depok.

“Hanya sisa sayuran yang bertebaran di Jalan sehingga pengendara motor harus hati-hati karena licin,” katanya.

Sementara itu Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Polisi Sutomo menyebutkan, kecelakaan itu terjadi pada pukul 04.30 WIB, antara bus nomor polisi F 7642 dengan mobil pikap F 8096 AO.

“Akibat kecelakaan ini, pengemudi bus bernama Soleman (54 tahun) dan pengemudi pick up yang belum diketahui identitasnya itu meninggal dunia. Kedua sopir ini tewas, karena luka yang cukup parah,” katanya.

Sedangkan para penumpang bus selamat, meski mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok.

“Ya, para penumpang bus selamat, namun mengalami luka-luka dan saat ini sudah ditangani di RSUD,” ujarnya.

Peristiwa itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat kedua arahnya. Namun kini, situasi di lokasi kejadian telah berhasil ditangani polisi.

Guna penyelidikan lebih lanjut kasusnya ditangani Unit Laka Lantas Polresta Depok.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here