Pelajar Depok Tak Ada Yang Ditangkap

77
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Pendidikan Kota Depok memastikan tidak ada pelajar Depok yang ditangkap terkait aksi unjuk rasa pelajar di gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu(25/9).

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah 2, Aang Karyana mengimbau agar kepala sekolah menyiagakan satgas pelajar di lokasi- lokasi keberangkatan transportasi umum seperti stasiun. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi pelajar yang ikut – ikutan dalam aksi demonstrasi.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan kepala sekolah baik negeri maupun swasta terkait hal tersebut,” terangnya.

Ia menambahkan kepala sekolah dibantu satgas pelajar yang terdiri dari kehumasan sekolah dan unsur Kesbangpol melakukan tindakan preventif dengan menyiagakan satgas pelajar di stasiun untuk antisipas.

Tak hanya itu, ia juga menerbitkan surat edaran kepada kepala sekolah dan MKKS untuk melakukan pengawasan ekstra berupa pendataan pelajar saat pagi dan jelang pulang sekolah.

“ Kami sudah buat surat edaran untuk mengabsen anak – anak di pagi dan sore, takutnya ada yang terlepas dari pemantauan. Kalau itu terjadi, pihak sekolah segera menghubungi orang tua anak yang bersangkutan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Aang mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat khususnya Polresta Depok terkait pesan berantai yang menyebut sejumlah pelajar sekolah di Depok ditangkap.

“Kesepakatan kami dengan polres, apabila ada murid – murid yang tertangkap, kepala sekolah dan orang tua harus menjemputnya,”katanya.

Dari pihak sekolah, tambahnya, juga akan membuat surat teguran ke anak tersebut dan orang tuanya untuk dilakukan pembinaan. Meski begitu, ia juga akan meminta bantuan KPAI.

“Kami akan terjunkan KPAI juga karena mereka sudah berjanji akan membantu. Pelajar ini kan terhitung masih di bawah umur,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here