Tanaman Padi Bakal Tergerus Proyek Jalan Tol

96
Inilah tanaman padi milik petani yang bakal tergerus jalan tol

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah petani tanaman padi diwilayah Kelurahan Limo mengaku pasrah jika lahan garapan yang dijadikan tempat menanam padi tidak bisa lagi dioptimalkan lantaran terkena rencana pembangunan jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago).

Kisin salah satu petani tanaman padi mengaku tak bisa berbuat apa apa lantaran lahan yang diolah bukan milik pribadi dan dirinya hanya memanfaatkan lahan itu sementara.

“Sedih ya pastilah karena usaha tani merupakan sumber utama penghasilan kami, tapi apa mau dikata karena lahannya akan dibangun tol, kami pasrah saja, ” ujar Kisin salah satu petani tanaman padi diwilayah Rt 04/08, Kelurahan / Kecamatan Limo.

Hal senada diungkapkan Enday yang juga berporofesi sebagai petani penggarap diwilayah Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.

Dikatakan Enday, jika suatu saat lahan pertanian sudah tidak ada maka dirinya siap beralih profesi lain, seperti berjualan atau berdagang.

“Sekarang masih ada lahan yang bisa kami garap, tapi nanti kalau sudah tidak ada lagi lahan, ya kami harus mencari pekerjaan lain, ” kata Enday kepada Jurnal Depok kemarin.

Sikap legowo para petani Limo, disambut baik oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan diwilayah Kelurahan Limo.

Firdaus salah satu pengurus lingkungan di Kelurahan Limo mengaku salut dengan para petani yang konsisten menjalankan profesinya namun tidak kekeuh jika harus beralih profesi.

“Memang sekarang masih cukup banyak warga yang berprofesi sebagai petani namun mereka siap beralih profesi jika lahan sudah tidak ada lagi, ” papar Firdaus.

Dikatakan Firdaus, satu satunya pekerjaan yang paling memungkinkan bagi para eks petani adalah membuka usaha niaga kecil kecilan.

“Selama ada kemauan pasti ada jalan, dan para petani sudah siap untuk beralih profesi membuka warung atau berjualan apa saja yang laku dujual, yang penting halal dan tidak melanggar aturan, ” tutup Firdaus.

Disisi lain, Petugas penyuluhan Pertanian Wilayah Limo Sawangan Nasrullah mengatakan pihaknya sudah sejak lama menyosialisasikan kepada para petani diwilayah Kecamatan Limo untuk tidak hanya mengoptimalkan tanah pertanian untuk tanaman padi karena membutuhkan lahan yang relatif luas, namun harus mencoba alternatif lain dengan menanam tanaman buah buahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi seperti Belimbing Depok dan tanaman buah lainnya.

“Sekarang sudah banyak petani padi yang beralih menjadi petani belimbing, dan hasilnya ternyata malah lebih bagus, ” tukas Nasrullah. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here