Terkait Daftar Balon Walikota ke PDI Perjuangan, Pradi Angkat Bicara

283
Pradi Supriatna

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna akhirnya angkat bicara terkait belum dikembalikkannya formulir pendaftaran bakal calon walikota dalam penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Depok.

“Internal kami saja belum beres,” ujar Pradi kepada Jurnal Depok, Senin (23/9).

Ketika ditanya apakah jadi atau tidak mendaftar sebagai balon walikota menggunakan ‘prahu’ PDI Perjuangan, ini jawaban Pradi.

“Yang benar kami akan bangun kemitraan atau koalisi, dan untuk calon kami akan dorong ke DPP masing-masing yang sesuai menurut kriteria, tentunya berangkat dari indikator-indikator,” paparnya.

Dari itu, dirinya akan fokus menyelesaikan hal tersebut di internal partai.

“Minggu ini kami rampungkan persiapan rekomendasi dari tingkat kota untuk dilanjutkan ke propinsi dan selanjutnya ke pusat,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi apakah kecewa dengan Pradi terkait belum dikembalikannya formulir pendaftaran bakal calon walikota, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menanggapi hal itu dengan datar.

“Kok kecewa?, biasa aja tuh,” tanggapnya.

Namun begitu, pria yang akrab disapa HTA memiliki catatan tersendiri atas langkah yang diambil Pradi.

“Ya pasti ada penilaian tersendiri lah,” ungkapnya.

Dikatakannya, PDI Perjuangan juga belum bisa memastikan apakah nantinya akan tetap mengusung Pradi meskipun ia belum mengembalikan formulir pendaftaran balon walikota.

“Belum sampai kesana lah, masih banyak tahapan dan proses. Siapapun memiliki peluang untuk diusung PDI Perjuangan,” katanya.

Sebelumnya Ketua DPC Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna dipastikan akan maju untuk menantang petahana, Mohammad Idris dalam pilkada 2020 nanti. Hal itu dipastikan setelah dirinya mengambil formulir penjaringan Balon Walikota di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Depok.

“Yang daftar sudah 12 orang dan yang baru balikin formulir 9 orang. PS (Pradi Supriatna,red) sudah ambil formulir tapi balikinnya minta waktu, karena masih di luar kota dan ada berkas yang harus ditandatanganinya langsung,” ujar Hendrik Tangke Allo, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Jumat (20/9).

Ia menambahkan, batas pengembalian formulir akan berakhir pada, Senin 23 September.

“Di tanggal itu semua harus sudah masuk ke DPD dan DPP. Yang ambil formulir pendaftaran PS tim nya, karena PS lagi di luar kota, tapi sudah konfirmasi,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatkan, dari 12 yang mendaftar penjaringan Balon Walikota 11 di antaranya dari eksternal partai.

“Dari internal ada Habib Rieza Alhabsy, sisanya dari eksternal,” katanya.

Ketika ditanya apakah Pradi akan komitmen mendaftarkan diri dan mengembalikan formulir penjaringan tersebut, ini jawaban Hendrik.

“Pokoknya kami berikan kesempatan yang sama kepada semua orang,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here