Polisi Gagalkan Rencana Wanita Yang Hendak Bunuh Diri

11
Petugas saat mengevakuasi seorang wanita yang hendak bunuh diri

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polresta Depok mendalami seorang wanita yang hendak bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke sungai Jalan Juanda, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmjaya.

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan anggotanya masih meminta keterangan wanita tersebut.

“Anggota kami berhasil mengagalkan aksi wanita yang hendak bunuh diri yang dilakukan oleh Painah (35) yang hendak menceburkan diri di atas jembatan Djuanda, Kelurahan Bakti Jaya, Sukmajaya,”katanya.

Dia mengatakan awalnya warga sudah mulai curiga dengan gerak-gerik Painah yang mondar- mandir sekitar Jalan Djuanda.

Saksi atas nama Soleh melihat korban mondar mandir disekitar tempat kejadian perkara (TKP) kemudian saksi atas nama Nasir melihat lagi korban mondar – mandir di atas jembatan juanda,”katanya.

Namun seorang pengamen melihat korban duduk di bawah jembatan dengan meganyungkan kaki di bawah jembatan.

“Setelah itu tiba – tiba perempuan sekitar umur 35 tahun tersebut menceburkan diri ke kali . Melihat hal tersebut Saksi langsung melapor ke warga dan warga menghubungi anggota Reskrim Polresta Depok,” katanya.

Tidak lama kemudian polisi datang ke lokasi, selanjutnya korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Kramat Jati oleh anggota piket reskrim polres depok.

“Alhamdulillah nyawa korban dapat ditolong,” ucapnya.

Ia menambahkan dari penuturan pelaku, ia nekat melakukan hal tersebut karena mendapatkan bisikan gaib.

“Pengakuan korban merasa ada yg membisiki untuk lompat dari atas jembatan jalan Juanda, dimana korban tidak memiliki identitas yang jelas,” terangnya.

Sementara itu, Soleh seorang pemulung mengaku melihat korban mondar
di atas jembatan Jalan Juanda, Depok.

Soleh bersama Nasir yang merupakan saksi, masih tetap melihat korban mondar mandir di TKP.

Sekitar jam 09.00, seorang pengamen melihat korban duduk-duduk di bawah kali, yang berada tepat di bawah jembatan sambil uncang-uncang kaki di air sungai.

Kapolsek Sukmajaya Kompol Yudho Pranoto rak lama kemudian, polisi mendatangi lokasi dan menyelamatkan korban dengan mengevakuasi dan langsung membawa korban ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Alhamdulilah nyawa korban dapat ditolong,”katanya.

Yudho mengatakan, dalam keterangannya, korban mengaku seperti mendapat bisikan untuk lompat ke sungai.

“Dugaan sementara korban stres, kami sudah temukan keluarganya tetapi memang masih kami dalami,”katanya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here