Pilkada Depok Setahun Lagi, Warga Diminta Gunakan Hak Pilih

52
Komisioner KPU Depok saat foto bersama

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia bersama dengan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota seluruh Indonesia meresmikan dan meluncurkan tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 ditandai dengan penekenan tombol elektronik di layar LED oleh semua Komisioner KPU RI.

Kegiatan itu dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Bawaslu RI dan lembaga lainnya 3.306 peserta dari seluruh KPU se-Indonesia.

Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna menyampaikan bahwa seluruh Komisioner dan Sekretaris KPU Kota Depok sejak Sabtu, (21/9) mengikuti kegiatan Konsolidasi Nasional (Konsolnas) yang diikuti oleh seluruh Komisioner KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dan Sekretaris yang diselenggarakan tanggal 21-24 September 2019.

“Kegiatan Konsolnas ini dibagi enam tempat di Jakarta sesuai dengan divisi komisioner masing-masing dan sekretaris. Disela-sela kegiatan konsolnas tersebut, KPU RI meluncurkan (launching) tahapan pemilihan serentak tahun 2020 di Jakarta Convention Center yang dihadiri oleh ribuan komisioner dan sekretaris seluruh Indonesia serta tamu undangan,” ujar Nana kepada Jurnal Depok, Senin (23/9).

Kegiatan launching tahapan pilkada yang dilaksanakan kemarin, kata dia, sengaja dilakukan tanggal 23 September, agar mengingatkan seluruh masyarakat khususnya Kota Depok bahwa tepat satu tahun lagi yakni 23 September 2020 Depok akan melakukan pencoblosan untuk memilih walikota dan wakil walikota.

“Kota Depok adalah salah satu kota yang akan melaksanakan pemilihan walikota dan wakil walikota yang dilaksanakan pencoblosannya pada 23 September 2020,” paparnya.

Dirinya merasa bersyukur pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 yang lalu dapat berjalan dengan baik, ditandai dengan indikator seperti kondisi yang kondusif, partisipasi yang meningkat dan meningkatnya pemahaman peserta pemilu sehingga sengketa pemilu pun hanya beberapa.

“Tentu dengan keberhasilan yang telah tertoreh ini kami akan lanjutkan dalam pilkada serentak tahun depan. Kami berharap pemerintah kota dapat menganggarkan kebutuhan pilkada sesuai harapan dan kami dapat melakukan penandatanganan NPHD pada tanggal 1 Oktober yang akan datang,” harapnya.

Nana juga juga berharap kepada seluruh masyarakat Depok untuk mencatat dan mengingat hari dan tanggal pencoblosan pilkada Depok yaitu Rabu, 23 September 2020.

“Serta jangan lupa untuk kita semua agar dapat menggunakan hak pilih pada Pilkada Depok nanti,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here