Diduga Putus Asa, Gaper Nekat Gantung Diri

77
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
AS alias Gaper ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya Jalan Cagar Alam, Gang Flamboyan V RW 03, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (16/9).

Korban ditemukan oleh keluarganya Saripudin yang saat itu tengah ke rumah korban.

“Di pagi hari saya lihat sudah tidak bernyawa dalam keadaan tergantung di kamar mandi,” kata Saripudin.

Ia mengungkapkan korban tergantung di atas plafon kamar mandi dengan leher terikat dengan kain warna putih. Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib.

Selain itu berdasarkan pengakuan dari pihak keluarga korban tidak ada permasalahan dengan keluarga

“Korban selama ini tidak ada masalah atau unek-unek korban. Keluarga juga bingung kenapa korban meninggal dengan cara begini gantung diri,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Iptu Hendra mengatakan
motif pria tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di Pancoran Mas, Kota Depok diduga putus asa tidak dapat membantu keluarga.

“Motif korban bunuh diri kita ketahui setelah ditemukan secarik kertas tulisan tangan pulpen warna merah. Intinya korban putus asa lantaran tidak bisa membantu keluarga dan kurang diperhatikan juga,” terangnya.

Dirinya menuturkan surat wasiat ditemukan tidak jauh dari lokasi korban gantung diri. Isi tulisan surat wasiat korban; Nani maafin Awi, tolong liatin si Posa Awi ga bisa jagain. Bisa punya sodra ga bisa ada bantuin lebih baik Awi pergi aja .

“Korban belum berkeluarga ini merasa kurang diperhatikan dan tinggal bersama dengan saudaranya tapi tidak dapat membantu sama sekali, sehingga putus asa dan akhirnya mengakhiri hidup dengan gantung diri menggunakan tali tambang kuning,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, lanjut Iptu Hendra, keseharian dimata keluarga korban dikenal tertutup dan pendiam di sekitar lingkungan.

“Jika ada masalah korban selalu disimpan sendiri tidak menceritakan ke orang lain bahkan keluarga. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak divisum lalu membuat surat pernyataan disaksikan anggota Polsek Pancoran,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here