FKG-UI Rawat Kesehatan Gigi Anak Sekolah Dasar

31
Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) foto bersama dengan siswa SDN 02 Pancoran Mas

Laporan: Rahmat Tarmuji
Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali mengadakan acara bakti sosial sebagai bentuk partisipasi program “Aksi UI untuk Negeri”. Kegiatan ini diadakan di SDN 02 Pancoran Mas Depok, dan mengikutsertakan 410 siswa dalam acara tersebut.

Tema yang diambil dalam kegiatan bakti sosial itu adalah “Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak Sekolah Dasar”.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka karies atau lubang gigi pada anak
di Indonesia sebesar 93%. Penyakit pada rongga mulut juga bukan hanya terjadi pada gigi, tetapi
juga pada jaringan lainnya seperti gusi serta jaringan penyangga gigi lainnya. Kerusakan yang
terjadi pada rongga mulut dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.

Rasa sakit atau ngilu dapat menurunkan nafsu makan sehingga dapat menyebabkan seorang anak mengalami malnutrisi, selain itu dapat menurunkan kepercayaan diri seorang anak untuk bersosialisasi di kemudian hari.

Oleh karena itu, Departemen Periodonsia FKG UI bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan
Pancoran Mas, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) kota Depok, melihat penting untuk
diadakan program atau kegiatan yang dapat memberikan Informasi dan Edukasi secara tepat
kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

“Kita harus menanamkan kebiasan-kebiasaan pola hidup sehat serta menanamkan juga kepada anak bagaimana memelihara kesehatan gigi dan mulut. Bagaimana cara sikat gigi yang benar dan menanamkan pola makan yang baik untuk kesehatan,” ujar drg. Robert Lessang, Sp.Perio(K), Ketua Program Acara kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, wilayah Kota Depok cukup luas begitu juga dengan sekolah dasar nya yang cukup banyak.

“Kami ingin program ini berkelanjutan, sehingga jangkauannya akan lebih luas lagi. Dari hasil pemeriksaan ini nanti kami laporkan dan kasih masukan ke Dinas Kesehatan Kota Depok apa saja masalah kesehatan gigi yang dialami anak-anak di Depok,” paparnya.

Universitas Indonesia memberikan wadah melalui program “Aksi UI untuk Negeri”, sehingga
kegiatan bakti sosial di SDN 02 Pancoran Mas ini dapat berlangsung dengan baik. Program yang dilaksanakan pada bakti sosial ini berupa penyuluhan kesehatan gigi mulut, sikat
gigi bersama, dan pemberian obat cacing pada seluruh siswa kelas 1-6 SD.

Robert juga berharap agar siswa-siswa SDN 02 Pancoran mas termotivasi untuk rajin menyikat gigi dan mempraktikkan apa yang sudah diajarkan dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Dalam kesempatan itu panitia telah menyiapkan goodie bag berisi sikat gigi dan pasta gigi gratis, serta sejumlah hadiah untuk menyemangati siswa-siswi SD selama kegiatan berlangsung.

 

Departemen Periodonsia FKG UI, Puskesmas Pancoran Mas, dan PDGI Kota Depok berharap bahwa kegiatan ini dapat dilanjutkan dan dilaksanakan kembali tidak hanya di Kota Depok, tetapi juga di kota-kota lain di Indonesia, agar pencegahan keradangan gusi pada anak dapat tersosialisasikan dengan baik di Indonesia.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Depok, drg. H Setiawan Witjaksana, Sp.Ort mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

“Kegiatan ini dapat memperluas pengetahuan dan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat Depok. Kami dari PDGI mengapresiasi kegiatan ini, mungkin nanti dari departemen lainnya ingin mengadakan bakti sosial yang serupa juga boleh karena ini merupakan Tridharma perguruan tinggi salahsatunya mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat berkelanjutan dan bisa menjangkau sekolah-sekolah yang jauh dari pusat kota dan sekolah-sekolah yang belum terjangkau.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala SDN Pancoran Mas 2, Eka Sartika.

“Ini kegiatan baik sekali dan berharap bisa berkelanjutan karena kami tidak memiliki penyuluh dan dokter gigi, kalau denagn ahlinya anak-anak mudah lebih paham,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here