Departemen Periodonsia FKG UI Gelar Baksos Kesehatan Gigi

81

Pancoran Mas | jurnaldepok.id

Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) turut berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat.

Kegiatan yang bertajuk ‘Aksi UI untuk Negeri’ digelar berupa kegiatan bakti sosial (Baksos) bagi seluruh siswa di SDN Depok 5. Acara yang mengusung tema ‘Pencegahan Keradangan Gusi pada Anak’ melibatkan seluruh dosen, staf, dan mahasiswa spesialis departemen periodonsia FKG UI.

“Ini aksi peduli kami terhadap kesehatan gigi masyarakat terlebih anak-anak. Kami memberikan informasi kepada anak-anak terkait gigi dan jaringan pendukungnya, pencegahan hingga tindakan jika terjadi kerusakan pada gigi dan gusi, sampai mengajarkan kepada mereka cara menyikat gigi yang baik dan benar,”  ujar Ketua Program,  Prof. Dr. Sri Lelyati C Masulili, drg., S.U., Sp.Perio(K) kepada Jurnal Depok, Jumat (6/9).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut rutin dilakukan di daerah-daerah dan untuk Depok baru pertama kalinya. Hal tersebut karena Depok merupakan daerah binaan Universitas Indonesia.

“Kami berharap sejak dini anak-anak sudah tahu kerusakan gigi itu bermula dari apa, mereka bisa tahu bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar, tentu hal itu akan mencegah kelainan pada gigi dan gusi. Kami juga berharap kegiatan ini menambah pengetahuan mereka untuk merawat gigi dan gusi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Departemen Periodonsia FKGUI juga bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Pancoran Mas, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Depok. Hal tersebut dalam upaya meningkatkan kesadaran masayarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini, terutama dalam bidang pencegahan keradangan gusi.

“Gusi merupakan bagian dari rongga mulut yang menyangga keberadaan gigi geligi seseorang. Bila tidak dijaga sejak dini, gusi dapat menjadi radang dan dapat menyebabkan proses kerusakan yang meluas pada jaringan keras maupun lunak pada rongga mulut,” jelasnya.

“Para orangtua seringkali berpikir bahwa masalah radang gusi tidak perlu dianggap serius karena gigi anak akan digantikan gigi permanen, padahal bila masalah ini tidak ditanamkan kepada anak-anak sejak dini, dapat memperparah kondisi jaringan penyangga gigi saat dewasa,” ungkapnya.

Dijelaskannya, radang gusi dapat dicegah bukan hanya dengan cara menyikat gigi yang tepat, tetapi juga frekuensi dan durasi menyikat gigi yang juga harus tepat.

“Oleh karena itu, bakti sosial ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan gusi sejak masa kanak-kanak,” terangnya.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Depok, drg. H Setiawan Witjaksana, Sp.Ort mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Departemen Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

“Kegiatan ini dapat memperluas pengetahuan dan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat Depok. Kami dari PDGI mengapresiasi kegiatan ini, mungkin nanti dari departemen lainnya ingin mengadakan bakti sosial yang serupa juga boleh karena ini merupakan Tridharma perguruan tinggi salahsatunya mengabdi kepada masyarakat,” tandasnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat berkelanjutan dan bisa menjangkau sekolah-sekolah yang jauh dari pusat kota dan sekolah-sekolah yang belum terjangkau.

Acara tersebut diikuti seluruh guru dan siswa SDN Depok 05 dari kelas 1-6. Total siswa yang ikut serta dalam acara itu sebanyak 205 siswa.

“Alhamdulillah, tentu kami berterimakasih atas digelarnya kegiatan ini di sekolah kami. Dengan begitu nantinya anak-anak dapat merawat gigi dan mulutnya dengan baik,” tukas Abdullah, Guru SD Negeri 05 Pancoran Mas. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here