Sopir Angkot Penganiaya Intel Masih Diburu

14
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Polresta Depok tengah mengejar sopir Angkutan Kota T19 jurusan Depok-Pasar Minggu yang diduga telah menganiaya mantan Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hamonangan Nadapdap pada Sabtu (24/8) malam.

Aksi penganiayaan itu terjadi tepat di depan Apartemen Taman Melati Jalan Margonda Raya, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji.

“Pelaku atau sopir yang menganiaya Pak Nadapdap sedang dalam pengejaran oleh anggota kami,” kata Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus kepada wartawan.

Dia mengatakan, polisi belum bisa meringkus pelakunya karena sudah lebih dulu kabur dari kediamannya.

“Kami sudah datangi rumah pelaku, namun melarikan diri sebelum anggota sampai ke lokasi rumah pelaku,” kata Firdaus.

Firdaus mengatakan atas kejadian ini pihak Polresta Depok sudah mengantongi identitas pelaku.

Tak hanya itu, identitas kendaraan angkutan kota T19 jurusan Depok-Pasar Minggu sudah diamankan anggota Polresta Depok.

“Identitas angkot dan pengemudinya sudah kami pegang. Kami sempat datangi rumah pelaku, ternyata melarikan ia (pelaku) diri,”katanya.

Firdaus mengungapkan berdasarkan keterangan korban penganiayaan itu terjadi saat Kompol Nadapdap hendak mau ke Jakarta.

Namun, ketika itu ada angkutan kota yang mau lintas terhalang mobil korban, terjadilah kesalahpahaman.

Keduanya turun dari kendaraan dan si sopir emosi. Lalu terjadilah penganiayaan terhadap korban.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here