Empat Pelajar Pembacok Jempol Siswa SMK Diringkus

23
Inilah empat orang pelajar yang melakukan pembacokan jempol siswa SMK

Beji | jurnaldepok.id
Anggota Reskrim Unit Kriminal Umum (Krimum) Polresta Depok, berhasil mengamankan empat pelajar yang membacok seorang pelajar hingga jari tangan sampai putus di Gang Gobang, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan keempat pelaku merupakan pelajar SMK swasta di Depok. Mereka membacok dua pelajar SMA hingga salah satu tangan korban jarinya putus.

Keempat pelaku rata-rata masih berusia dibawah umur dan kelas 1 SMK. Mereka masih dalam penyelidikan Reskrim Polresta Depok.

“Untuk barang bukti tiga clurit dan 1 buah pedang diamankan anggota,” ujarnya.

Selepas kejadian tawuran, Senin (26/8) pukul 17.00 WIB, lanjut AKBP Azis, para pelaku langsung diamankan di Jalan Al Hidayah.

Para korban yaitu Florangi Tasbih Al Hayat,16, dan M.Kurniawan 16, rata-rata mengalami luka bacok di tangan hingga ada dua jari tangan korban sampai putus disambet menggunakan celurit. Kini mereka masih dirawat di RS.

Dia mengungkapkan dua kelompok pelajar ini terlebih dahulu melakukan janjian melalui media sosial untuk tawuran.

“Tawuran terjadi sebelumnya sudah janjian untuk menantang melalui media sosial,” ucapnya.

Ia menuturkan saat ini sedang trend menantang lawan dari pelajar lain melalui group media sosial. Para pelaku dikenakan kasus pengeroyokan atau penganiayaan dan pekarangan membawa senjata tajam sesuai Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951.

Sebelumnya diberitakan CA Seorang pelajar SMK di wilayah Kecamatan Sawangan terkena sabetan clurit dibagian jempol tangan nya saat terjadi aksi tawuran di Jalan Raya Parung Bingung Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Kecamatan Pancoran Mas pada Senin (26/8) sore.

Kejadian ini berawal saat siswa SMK dari dua sekolah di Depok mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan. Di jalan Raya Parung Bingung Arah ke Meruyung mereka berpas-pasan.

“Saat bertemu dengan adu banteng saya lihat dua kelompok pelajar itu saling serang menggunakan senjata tajam”kata salah satu warga Khaerul.

Salah satu korban terluka dibagian jempol karena terkena sabetan celurit. Untuk korban sementara ditangani di salah satu klinik.nCR- JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here