Warga Grogol Ancam Demo Kontraktor Tol Desari

120
Aktivitas pembangunan Jalan Tol Desari yang disoal warga

Limo | jurnaldepok.id
Ratusan warga yang bermukim diwilayah Rw 01,02,03,04 dan Rw 07, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, menyatakan siap melakukan unjuk rasa jika pihak Kontraktor Tol Depok – Antasari (Desari) tak juga memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dikawasan Makam Grogol di Rt 03/02 , Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Pasalnya saat ini warga merasa kesulitan dalam melaksanakan aktivitas transportasi lantaran ruas jalan yang tadinya menjadi akses utama warga kini diganti dengan jalan setapak oleh kontraktor Tol Desari.

“Kami sangat sangat merasa kerepotan saat melintas wilayah Rw 02 karena ruas jalannya sangat sempit dan hanya bisa dilewati sepeda motor saja, bahkan untuk menggotong jenazahpun kami merasa kesulitan, ” ujar Marsan selaku Ketua Rw 01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Dikatakan Marsan, sebelumnya warga telah mengutarakan usulan oembuatan jembatan penyeberangan orang kepada pihak terkait baik pihak Kontraktor Tol Desari maupun pihak Dinas PUPR namun kata dia sampai saat ini belum ada respon.

“Kami telah mengusulkan secara lisan maupun secara tertulis prihal pengadaan jembatan penyeberangan itu, namun belum juga ada tanggapan, ” tukas Marsan.

Keluhan yang sama juga dilontarkan oleh Adul selaku Ketua Rw 02 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Dikatakan Adul, pembangunan Tol Desari diwilayahnya banyak menyisakan masalah bagi warga sekitar konstruksi tol, terutama masalah kekeringan dan masalah akses jalan.

“Masalah kekeringan sumur warga belum tuntas kini muncul lagi masalah akses jalan yang dikeluhkan oleh warga, dan ini masuk dalam masalah urgent dilingkungan kami, ” keluh Adul kepada Jurnal Depok kemarin.

Dikatakan Adul, sebagaimana pernyataan Ketua Rw 01 Marsan, pihaknya juga siap untuk ikut aksi unjuk rasa jika dalam waktu dekat ini, pihak kontraktor Tol Desari belum juga memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) diatas akses jalan yang terpotong pembangunan jalan tol.

“Setiap hari ada saja warga yang datang kerumah saya mempertanyakan soal pembangunan jembatan penyeberangan, dan warga sudah sangat kesal lantaran sampai saat ini pihak kontraktor Tol belum juga membangun jembatan penyeberangan, ” tukas Adul.

Disisi lain, Sekretaris Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Lukman Zaelani mengatakan, usulan warga prihal pengadaan jembatan pemyeberangan orang sudah ditindak lanjuti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan menyurati kontraktor Tol Desari namun dirinya belum mendapat konfirmasi tentang tanggapan dari pihak kontraktor.

“Kalau PUPR, sudah berkirim surat ke Kontraktor dan rencananya besok (hari ini red…) akan ada rapat membahas soal itu dan lanjutan normalisasi kali Krukut di Rt 06/07, Grogol, ” tutup Deden sapaan akrab Lukman Zaelani. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here