Anggota Intel Babak Belur Dipukuli Sopir Angkot

110
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Kanit IV Kamneg Dit Intelkam Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Nadadap babak belur dihajar sopir angkot di Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji.

Kejadian ini berawal saat korban yang kini menjabat sebagai Kanit IV Kamneg Dit Intelkam Polda Metro Jaya mengendarai mobil Suzuki untuk bertugas di Stadion Rawa Badak, Koja Jakarta Utara.

Saat melintas di Jalan Raya Margonda, tak jauh dari Apartemen Taman Melati, angkutan kota mikrolet T 19 yang berjalan memepet.

Khawatir menabrak, Kompol Nadadap menghentikan mobilnya. Ia kemudian menanyakan maksud sopir yang mempepet mobil yang dikendarainya.

“Ternyata pelaku yang diduga sopir mikrolet T 19 tidak terima karena merasa mobil korban menghalangi laju kendaraannya,” ujar Kapolresta Depok, AKBP Aziz Andriansyah.

Melihat pelaku beringas sambil marah-marah, Nadadap menjelaskan diriya polisi. Sopir tersebut malah menanyakan identitas dan kelengkapan kendaraan di depannya.

“Pelaku malah menghardiknya. Tak cuma itu, ia juga mendanduk wajah Nadapdap hingga hidung dan mulutnya berdarah. Korban berupaya sabar. Ia minta semua dibicarakan baik-baik. Tapi pelaku malah semakin panas. Ia mencabut sebilah gunting dari kantong celana belakang,” paparnya.

Dirinya menambahkan menghindari kejadian lebih parah, korban kemudian mencoba menghindari. Warga pun berdatangan, pelaku diminta pergi. Namun bukannya langsung angkat kaki, pria itu mengambil kunci kendaraan korban lalu meninggalkan tempat itu.

Kejadian itu membuat Kompol Nadadap mengalami luka di hidung hingga berdarah. Sementara pelaku melarikan diri. Nadapdap pun ke salah satu Rumah Sakit di Margonda untuk mendapat pengobatan.

Ia juga membuat laporan ke Polresta Depok dengan surat laporan polisi Nomor : LP/1847/K/VII/2019/PMJ/Resta Depok, tanggal 24 Agustus 2019 dalam perkara penganiayaan.

Kapolres Depok AKBP Aziz Andriansyah didampingi Humas Polres Depok AKP Firdaus, menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Hingga kini pelaku masih kami kejar dan kejadian ini terus didalami,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here