Maling Bertopeng Bobol Minimarket Di Pasir Putih

12
Terlihat pecahan kaca toko minimarket usai dirampok

Sawangan | jurnaldepok.id
Minimarket yang berada di Jalan Raya Pasir Putih Gang Nangka di RT 04/04 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan pada Kamis (20/8) dibobol maling.

Kejadian pencurian pertama kali diketahui oleh karyawan Alfamart Ari Syafitri yang saat itu hendak membuka minimarket.

Dia mengatakan sekitar pukul 06.15 WIB, dirinya hendak masuk kedalam toko. Namun dikejutkan dengan terbongkarnya pintu rollingdoor utama yang sudah terbuka dan kunci gembok yang rusak akibat dibongkar paksa.

Melihat kondisi itu dirinya melaporkan kebagian kepala toko untuk memastikan kondisi yang terjadi di toko tempatnya bekerja.

Pada saat masuk didalam toko ia melihat kondisi pintu kaca toko sudah pecah dan berantakan serta area meja kasir berantakan.

“Saya juga kaget, setiba di toko kondisi sudah terbuka. Saya datang lebih awal. Melihat kejadian ini saya langsung melaporkan kebagian kepala toko,” katanya.

Setelah kepala toko hadir, mereka pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek sawangan. Peristiwa serupa rupanya juga pernah terjadi sebelumnya. Diduga uang yang berhasil dibawa para pelaku mencapai Rp 24 jutaan.

Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo menambahkan dari hasil pemeriksaan CCTV terlihat jelas ciri-ciri para pelaku berjumlah tiga orang menggunakan jaket kupluk menutupi wajah pelaku. Pelaku menggunakan kendaraan mobil minibus warna hitam dan cara memarkirkan mundur kepala bagian depan mobil berada di posisi arah jalan.

Untuk data kerugian, lanjut Kompol Suprasetyo, belum mengetahui pasti apa saja yang hilang.

“Dari pengakuan korban sementara yang baru diketahui uang Rp 24 juta hasil penjualan toko disimpan dalam brankas berhasil digondol pelaku. Kami sudah turunkan anggota di lokasi dan melakukan penyelidikan,” paparnya.

Aksi pencurian yang menyasar minimarket sebelumnya juga terjadi di Minimarket di Jalan Raya Pitara RW 01 Kelurahan Pancoran Mas pada Rabu (24/7) yang dibobol maling. Uang sekitar puluhan juta yang disimpan di dalam brangkas raib.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian pencurian dengan modus membobol plafon minimarket diperkirakan dilakukan setelah para pegawai toko pulang dan menutup toko.

Laporan sementara, pegawai toko yang masuk pagi melihat tokonya telah dibobol maling kerugian hilang yaitu brankas dicongkel menggunakan linggis sama sejumlah slop berbagai merek rokok.

Karyawan minimarket Kamaludin mengatakan, aksi pencurian ini diketahui saat rekannya hendak membuka operasional minimarket sekitar pukul 07:00 WIB.

“Saat hendak ke belakang bagian dalam kawan kami melihat kondisi brangkas dalam kondisi rusak dihancurkan pelaku,”katanya.

Pelaku diduga masuk dari atas loteng karena bagian loteng dalam kondisi bolong dirusak oleh para pelaku dan lokasi minimarket tanah kosong.

Diduga didalam brangkas berisi sekitar Rp 31 juta hasil dari penjualan di minimarket. Untuk menghilangkan jejak para pelaku merusak jaringan CCTV yang terpasang didalam minimarket. “CCTV kami cek rusak dan dirusak pelaku,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here