Konsorium Koperasi Luncurkan Tokita

237
Ketua Konsorsium Tokita, M Athar Susanto saat menyerahkan tumpeng kepada Ketua Dekopinda Depok

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Sekitar 22 koperasi di Kota Depok mendirikan Toko Koperasi Kita (Tokita) yang menjual sembako.

Toko Koperasi Kita D Co Mart yang berlokasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya pada Sabtu (17/8) diresmikan oleh Sekcam setempat Ferry Birowo.

Ketua Konsorium Tokita, M Athar Susanto mengatakan Toko Koperasi Kita atau Tokita ini sudah direncanakan sejak delapan tahun lalun

“Tokita ini sudah kami idamkan delapan tahun yang lalu, ingin memberikan sumbangsih untuk teman anggota. Kami berterima kasih dukung penuh Tri, agen LPG kita seperti pak Yahman,” katanya.

Dia menambahkan, Hiswana sudah dari tahun 2003 banyak kegiatan yang di laksanakan pihaknya yang selalu memberi peluang bagi warga Depok banyak kegiatanya.

Athar menambahkan di Tokita ini manajemen memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya.

“Kami membuat pojok untuk para pelaku UMKM untuk menjajakan produk Depok, kami berikan dukungan. Kalau ada rekan ada yang punya produk UKM kami siap membantu penyaluran nya,” terangnya.

Dia menjelaskan Tokita melayani pembelian grosir di pusatkan dilantai satu, dan penjualan kecil ada di lantai dua. Tokita juga akan memberikan harga istimewa kepada para penjual yang melakukan transaksi di Tokita.

Pada launching Tokita juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim yang bermukim di sekitarnya.

“Koperasi ini sangat dekat dengan karakter bangsa kita yakni gotong royong , untuk itu perlu adanya integritas para pelaku usaha di koperasi ini dan khususnya pengurus pengurus koperasi,” paparnya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Cabang Kota Depok Teguh Prayitno menambahkan peresmian Tokita bersamaan hari kemerdekaan dan tentunya sama sama UUD 45 pasal 33 bangun ekonomi Indonesia ini disusun berdasarkan kekeluargaan.

Bentuk badan hukum yang cocok adalah koperasi, pendirian bangsa yakin koperasi yang bisa menyejahterakan warga. Produk pabrikan bukan punya koperasi minimal dengan adanya koperasi sebagian keuntungan dibagi bagi tidak tersebut ke kapital. Karena koperasi milik banyak orang bayangkan, toko ini dimiliki oleh 21 konsorsium koperasi di Kota Depok.

“Semoga banyak nya koperasi yang memiliki toko sehingga bisa mensejahterahkan warga Depok,” ucapnya.

Teguh menambahkan solusi dari ekonomi rakyat dan amanah UUD 45 bangun ekonomi itu berasaskan kekeluargaan, pengelolaan adalah kejujuran banyak koperasi tidak sehat karena ketidak jujuran dan harus adil.

Tokita ada 21 toko retail biasa yang sekarang dibuka ini grosir nya untuk menyuplai kebutuhan tokita yang lain grosir, tokonya bergerak di bidang kebutuhan rumah tangga.

Di lokasi sama, Sekcam Sukmajaya Feri Biirowo menambahkan koperasi ini mempunyai manfaat bagi warga sekitar.
Koperasi mempunyai dampak dan manfaat bagi warga sekitar.

“Paling tidak kita belanjakan kebutuhan di swalayan ini, memang kalo liat di Sukmajaya UMKM nya bagus. Alhamdulillah punya enam gerai UMKM di Sukmajaya, toko ini sangat strategis. Saya menghimbau warga untuk belanja di sini,”katanya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here