929 Narapidana Dapat Remisi Di Hari Kemerdekaan

30
Walikota Depok didampingi Karutan saat memberikan remisi kepada warga binaan

Cilodong | jurnaldepok.id
Sekitar 929 warga binaan atau narapidana Rutan Kelas II B Kota Depok mendapatkan remisi di hari Kemerdekaan RI ke 74.

Kepala Rutan Kelas IIB Depok, Bawono Ika Sutomo mengatakan 34 orang narapidana memperoleh remisi umum II alias bisa langsung bebas kecuali masih harus menjalani hukuman subsider (kurungan pengganti denda yang tidak dibayar).

Sementara itu 895 narapidana lain memperoleh remisi umum I atau pengurangan kurungan selama 1-6 bulan. Namun yang bersangkutan masih harus menjalani sisa masa kurungannya.

Tercatat tanggal 17 Agustus 2019, rutan kelas IIB Depok semenampung 1.593 orang. Jumlah narapidana mencapai 1.253 orang, sedangkan jumlah tahanan mencapai 340 orang.

Buwono Ika Sutomo mengatakan remisi tersebut dikeluarkan lantaran Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) telah memenuhi kriteria secara administrasi dan subtansi.

“Para WBP yang mendapatkan remisi telah memiliki kriteria dan berkekuatan hukum. Sedangkan administrasinya berupa kelakuan baik dan sudah menjalankan hukuman minimal 6 bulan,” ujarnya.

Ia menambahkan jika berdasarkan peraturan pemerintah No 99 WBP harus ada syarat berupa Justice collaborator (Jc) atau sudah minimal 1/3 masa pidananya.

Dijelaskan Buwono dari 913 usulan remisi ternyata yang diturunkan melebihi dari usulan yaitu 923.

“Dari 913 rekapitulasi usulan remisi yang diajukan. Alhamdulillah, ternyata koutanya melebihi. Kuota yang di turunkan sebanyak 929 remisi,” ucapnya.

Selain itu dari 929 remisi yang diturunkan. Terdapat 34 WBP mendapatkan Remisi Umum II (RU II).

“Dari 929 remisi yang diturunkan, sebanyak 34 WBP mendapatkan RU II.
Artinya WBP tersebut mendapatkan remisi bebas. Penyerahan RU II diberikan secara simbolis diwakili oleh 3 WBP di kantor Walikota Depok pada saat upacara HUT RI ke 74,”katanya.

Buwono berharap WBP yang telah bebas dapat mengisi kehidupan mereka secara positif.

“Semoga WBP yang telah mendapatkan remisi bebas. Dapat mengisi kehidupan mereka secara positif dan penuh kemandirian. Selain itu saya pun memohon dukungan kepada para stake holder serta peran masyarakat dalam memberikan support, membantu mereka agar kehidupannya bisa di isi dengan kegiatan positif dan penuh kemandirian,” paparnya.

Selain penyerahan remisi, momen peringatan hari kemerdekaan RI juga perlombaan dan panggung hiburan di dalam rutan tersebut. Tak hanya itu, para napi bersama petugas rutan juga sempat melakukan upacara pengibaran bendera.

“Saat perayaan HUT RI, sejumlah petugas mengenakan kostum dari berbagai daerah sebagai lambang persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan,” pungkasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here