Spanduk Yang Menyinyir Walikota Dibubut Satpol PP

119
Anggota Satpol PP saat menertibkan spanduk liar yang menyinyir walikota

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, mencabut spanduk bernada sindiran kebijakan Wali Kota Depok, Mohammad Idris, yang terpasang di sejumlah titik di Kota Depok. Hal ini lantaran dianggap melanggar Perda nomor 16 tahun 2012 terkait ketertiban umum.

Kepala Satpol PP, Lienda Ratnanurdianny kepada wartawan mengatakan anggotanya telah menertibkan spanduk tersebut di beberapa jalan di Kota Depok.

“Kami tertibkan bukan karena sindirannya, tapi karena penempatannya dipasang di median jalan dan aset milik Pemkot. Itu kan tidak boleh, mengganggu keindahan dan melanggar ketertiban,” katanya.

Ia mengungkapkan sudah ada sekitar 5 sampai 6 spanduk yang dicopot di antaranya berada di Jalan Margonda Raya dan kecamatan Cimanggis.

Di spanduk tersebut, berisi tulisan ‘Selamat Datang Agustus, Ayo Pasang Bendera Merah Putih, Bukan Pasang Lagu di Lampu Merah’.

Lienda mengatakan pihaknya hanya melakukan penindakan terkait pelanggaran Perda, bukan terkait isi dalam spanduk tersebut.

“Kalau sindirannya bukan ranah kami itu kita serahkan kepada yang merasa dirugikan. Kalau ada yang merasa dirugikan seperti ada pidananya atau pencemaran nama baik, itu bisa dilaporkan kepada yang berwenang,” ucapnya.

Ia menambahkan jika ditemukan ada yang memasang spanduk serupa dirinya akan melakukan langkah persuasif untuk menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran.

Namun, bilamana langkah persuasif tidak diindahkan baru ia akan melakukan langkah tegas.

“Kalau sudah diingatkan bahwa itu melanggar tapi masih dilakukan, bisa saja kita bawa ke proses yustisi. Kami intinya tidak ingin menghukum, hanya ingin menyadarkan masyarakat bahwa pemasangan spanduk sembarangan seperti itu mengganggu ketertiban umum,” terangnya.

Ia mengimbau agar masyarakat berperan aktif dalam rangka keamanan dan ketertiban umum, karena jika melanggar akan mengganggu ketenteraman masyarakat.

“ Kita akan terus lakukan upaya seperti patroli. Jika ditemukan hal serupa akan ditertibkan,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here