Kontraktor Tol Desari Diminta Bangun JPO

99
Tuntuan warga kepada kontraktor Tol Desari agar membangun JPO

Limo | jurnaldepok.id
Warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, meminta kepada Kontraktor Tol Depok – Antasari (Desari) untuk segera melaksanakan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) akses dari areal Makam lama ke areal Makam baru diwilayah Rw 02, Kelurahan Grogol.

Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Ramdanih mengatakan, permasalahan akses jalan lingkungan yang terpotong konstruksi jalan tol kini jadi momok bagi warga sekitar pasalnya warga merasa kesulitan aktivitas transportasi sejak dimulainya pembangunan konstruksi tol dikawasan tersebut.

“Tadinya sebelum dibangun konstruksi jalan tol, aktivitas transportasi warga sangat lancar, namun setelah ada pembangunan tol, kawasan itu terbelah menjadi dua dan akses jalan terpotong, ” ujar Ramdanih kepada Jurnal Depok kemarin.

Dia menambahakan, wacana pembuatan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sudah disosialisasikan oleh kontraktor Tol Desari sejak akan memulai pembangunan tapi lanjut dia sampai saat ini belum ada tanda tanda akan dimulainya pembuatan jembatan penyebrangan yang menghubungkan kawasan makam baru dan makam lama.

“Pengadaan jembatan penyebrangan orang dikawasan itu sangat dinantikan oleh warga guna memperlancar aktivitas transportasi, ujarnya.

Terkait hal ini kata dia, pihaknya sudah mengajukan usulan secara resmi ke Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, namun sampai sekarang usulan itu belum mendapat respon sama sekali dari pihak terkait.

“Kami sudah ajukan ke Dinas PUPR Kota Depok, dan katanya usulan itu sudah ditindaklanjuti ke Kementerian Pekerjaan Umum pusat tapi kok belum juga ada sinyal untuk rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan dilokasi itu, ” tukas Ramdanih.

Pernyataan senada disampaikan oleh Ketua Rw 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Abdulloh.

Dikatakan Adul, sapaan akrab Abdulloh, saat ini ada dua masalah yang kerap menjadi momok dikalangan warga yakni masalah kekeringan dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO).

“Kami berharap pihak kontraktor segera memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan dan menuntaskan pengadaan sumur bor bagi warga yang kekeringan, ” tutup Adul. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here