Gegara Babai Dipecat, Pelantikan Anggota DPRD Bakal Ditunda

413
Nana Shobarna

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Kasus pemecatan Babai Suhaimi oleh DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berbuntut pada rencana ditundanya pelantikan Anggota DPRD Depok terpilih periode 2019-2024. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna

“Kalau tidak ada persoalan ini tentu kami akan langsung mengajukan permohn pelantikan kepada gubernur melalui walikota. Karena ada persoalan ini, tentu kami perlu mengkaji dan mohon petunjuk karena kami ini lembaga hirarki, sehingga kami mengajukan surat permohonan untuk hal tersebut,” ujar Nana kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menjelaskan, meskipun perolehan suara Babai telah diplenokan beberapa waktu lalu, namun pihaknya akan mengikuti petunjuk yang diberikan KPU RI.

“Apakah yang dilantik beliau (Babai,red) atau orang lain, kami akan mengacu kepada instruksi KPU RI,” paparnya.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris DPRD Depok, Zamrowi Hasan mengatakan, sesungguhnya pihaknya telah mempersiapkan acara pelantikan pada 3 September mendatang.

“Memang persiapan untuk tanggal 3 September, tapi semua tergantung KPU karena kewenangan pengusulan ada di KPU bukan DPRD. Kami di DPRD sebagai pelaksana atau pengangkatan sumpahnya, mau enggak mau kami harus siap-siap saja,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, secara teknis persiapan pelantikan anggota DPRD telah matang.

“Kami sudah bentuk panitia dan melakukan simulasi. Kami tinggal menunggu kepastian dari KPU,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, prosedur pelantikan anggota DPRD dimulai dari KPU yang mengusulkan ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui Walikot Depok, Mohammad Idris.

“Nanti Gubernur meng-SK kan, berdasarkan SK itu kami dapat melaksanakan pelantikan atau pengangkatan sumpah,” katanya.

Kalaupun sampai ditunda, kata dia, hal itu tidak menjadi masalah.

“Namun pas nya tanggal 3 September, karena di tanggal itu merupakan pengangkatan anggota dewan yang terdahulu, jadi pas lima tahun,” terangnya.

Terkait dengan persiapan akomodasi dan konsumsi, Zamrowi mengatakan bahwa hal itu belum dilakukan.

“Belum sejauh itu, kami masih memiliki waktu beberapa hari,” pungkasya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here