Selamet Tuding Babai Main ‘Dua Kaki’ Dan Inkonsistensi

1028
Selamet Riyadi

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi akhirnya angkat bicara terkait kasus pemecatan Babai Suhaimi oleh DPP PKB. Selamet menuding bahwa Babai telah bermain ‘dua kaki’ dengan mengkampanyekan salah satu caleg berbeda partai dan inkonsistensi terhadap perolehan kursi dalam pileg April lalu.

“Iya, itu kan sudah dijelaskan oleh Pak Hanif, selaku caleg dia paham juga kan,” ujar Selamet kepada Jurnal Depok, Rabu (7/8).

Selain itu, sambungnya, Babai tidak menepati janji terhadap kesepakatan yang telah tertuang dalam sebuah surat terkait perolehan kursi.

“Kan sudah ada kesepakatan, jika tidak dapat kursi sesuai perjanjian awal maka itu akan diserahkan ke partai dan ia mengundurkan diri, tapi nyatanya tidak begitu. Komitmen awalnya harus dapat dua kursi,” paparnya.

Dikatakannya, sebelum melakukan pemecatan terhadap Babai, pihaknya telah melakukan koordinasi ke DPW dan DPP.

“Sudah, kami sudah koordinasi ke DPW dan DPP,” ungkapnya.

Sebelumnya, kabar mengagetkan datang dari politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok, Babai Suhaimi. Tak ada petir dan hujan, Babai dinyatakan dipecat oleh DPP PKB tanpa ada alasan yang jelas.

“Betul saya sudah menerima surat pemberhentian yang saya sendiri tidak tahu latar belakangnya apa,” ujar Babai kepada Jurnal Depok, Selasa (6/8).

Yang pasti, kata dia, sesuai dengan haknya yang diatur dalam Undang-Undang baik internal partai maupun Undang-Undang Partai Politik dirinya memiliki hak pembelaan.

“Makanya saya akan melakukan dua langkah gugatan diantaranya ke Majelis Tahkim DPP PKB dan akan melakukan gugatan ke pengadilan,” paparnya.

Babai mengatakan, dirinya akan melaporkan hal itu ke Pengadilan Negeri Depok pada, Rabu (7/8).

“Besok saya akan didampingi pengacara saya ke pengadilan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here