Pemutaran Lagu Di Lampu Merah Butuh Penyempurnaan

67
Mohammad Idris

Beji | jurnaldepok.id
Ujicoba pemutaran lagu di lampu merah mengalami kendala teknis. Hal ini disebabkan oleh kurang pasnya posisi pemasangan pengeras suara yang ada di lampu merah sehingga ketika akan dicoba, suara yang keluar kurang maksimal.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan dirinya mengakui adanya kendala teknis dalam ujicoba pemutaran lagu di lampu merah.

“Kemarin sempat diujicoba, namun suara yang dihasilkan masih belum maksimal, akibat adanya kendala teknis,” ujar Idris kepada wartawan.

Sehubungan dengan belum maksimalnya ujicoba pemutaran lagu tersebut, dirinya meminta segala perlengkapan dapat dibenahi sehingga saat pemutaran lagu tersebut dapat lebih maksimal.

“Semoga di atas tanggal 20 Agustus mendatang sudah bisa ujicoba dan hasilnya saya harap memuaskan,” terangnya.

Pemutaran lagu berjudul Hati-Hati di Jalan bertujuan untuk menghilangkan stres akibat kemacetan yang ada. Pemutaran lagu hanya diputar di lampu merah Simpang Ramanda saja, karena hanya lampu merah tersebut yang terkoneksi sistem ATCS.

“Lampu merah Simpang Ramanda akan kami menjadi percontohan karena hanya lampu merah yang terkoneksi dengan sistem ATCS,” ucapnya.

Tak hanya itu, kini pemerintah tengah menyiapkan Margonda Commuter, yaitu moda transportasi publik dengan rute hanya mengitari Jalan Margonda Raya. Margonda Commuter juga akan diujicoba di Agustus ini.

“Pemerintah Kota Depok masih menunggu bus dari Kementrian Perhubungan. Vendornya dari Perum PPD,” jelasnya

Dia menyebutkan, untuk program Margonda Commuter idealnya membutuhkan minimal 10 unit bus.

“Minimal 10 unit bus. Kita juga lihat kapasitas parking, itu kan parkir baru disediakan di Balaikota saja. Sabtu dan Minggu mereka bisa parkir di sini Balaikota gatis, tapi commuternya tetap akan bayar,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here