Merasa Difitnah, Babai Polisikan Ketua PKB Depok

817
Babai Suhaimi (kiri) didampingi pengacaranya saat menunjukkan bukti laporan ke PN Depok

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Kota Depok terpilih, Babai Suhaimi yang dipecat oleh DPP PKB melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Depok. Tak hanya itu dirinya juga melaporkan Ketua DPC PKB Kota Depok, Selamet Riyadi ke Polresta Depok.

Babai datang ke PN Depok tidak sendiri melainkan bersama tim kuasa hukum dan pendukungnya. Bahkan, para pendukung Babai sempat melakukan orasi di halaman Pengadilan Negeri Kota Depok.

“Kami nggak setuju Bang Babai dipecat, Babai telah membangun PKB di Kota Depok,” kata Pardi pendukung Babai, Rabu (7/8).

Sementara itu Babai kepada wartawan mengatakan, dia bersama tim kuasa hukumnya datang ke PN Depok untuk mendaftarkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap pengurus PKB.

Dia menyebutkan ada tiga pihak yang digugat dalam persoalan pemecatannya, antara lain, DPC PKB Depok, DPW PKB Jawa Barat dan DPP PKB.

“Saya datang ke PN Depok menyampaikan surat gugatan adanya surat pemecatan sebagai anggota PKB,” paparnya.

Alasan Babai mengugat tiga pihak itu karena kedisiplinan, ingkar komitmen dan satu lagi yang tidak diterima dirinya yaitu menuduh dirinya mengunakan narkoba jenis sabu.

Menurut dia, fitnah yang dituduhkan itu luar biasa dan tidak benar. Bahkan dirinya siap jalani tes urine.

“Itu sangat luar biasa, keluarga tak menerima itu. Pendukung saya pun shock saya dipecat, tindakan ini sangat tiba-tiba,” ucapnya.

Tidak hanya mengugat, Babai juga akan melaporkan Ketua DPC PKB Depok karena telah memfitnah dirinya dan keluarganya mengunakan narkoba dalam surat pemecatan tersebut ke kepolisian.

Ia mengatakan bahwa memfitnah menggunakan narkoba sebagai tindakan tidak baik dan mencemarkan nama baik dan keluarga.

“Saya akan melapor ke Polresta Depok karena sudah mencemarkan nama baik saya dan keluarga telah dituduh mengunakan narkoba dalam surat pemecatan itu, saya tidak terima,” kata Babai.

Kuasa Hukum Babai, Mujahid A Latief menuturkan bahwa Politisi PKB itu dipecat dengan alasan yang tidak kuat.

Bahkan kleinnya dituduh mengunakan narkotika jenis sabu, dimana sebelum mencalonkan sebagai anggota legislatif semua harus ada surat keterangan dokter bebas dari narkoba.

“Kenapa diterima sejak awal jika Babai mengunakan narkoba,” katanya.

Dia menuturkan, seharusnya seseorang yang dinyatakan menggunakan narkoba itu kewenangan seorang dokter dengan data yang kuat.

Namun ini malah kliennya dituduh pakai Narkoba oleh Ketua DPC PKB Kota Depok tanpa ada bukti yang tidak jelas.

“Mereka itu sudah seperti hakim tanpa ada bukti dan penjelasan yang kuat, melakukan bahkan memfitnah klien kami. Pemecatan ini tak sah dan tak cukup alasannya serta menodai demokrasi Indonesia,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi terkait akan dilaporkannya dirinya ke pihak kepolisian, ini jawaban Selamet.

“Kalau itu sampai terjadi, ya kami hadapi,” pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here