Tragis, Gara-gara Listrik Padam Puluhan Ribu Ikan Hias Mati Mengenaskan

1607
Pemilik ikan yang tergabung dalam Pokdakan Mutiara Tetra, Pondok Petir saat mengangkat ikan yang mati

Bojongsari | jurnaldepok.id
Gara-gara listrik padam lebih dari enam jam, puluhan ribu benih ikan hias milik Pokdakan Mutiara Tetra di wilayah Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, mati.

“Pemadaman listrik merugikan para petani ikan khususnya di wilayah Pondok Petir. Dimana listrik padam dari jam 12 siang sampai pukul 22.00 wib, listrik sempat hidup skitar 10 menit kemudian padam lagi sampai jam 04.00wib. Setelah itu listrik hidup lagi sampai jam 09.00wib kemudian mati lagi sampai sekarang (kemarin,red), ujar Ahmad Saidi kepada Jurnal Depok, Senin (5/8).

Ia menjelaskan, bibit ikan yang masih makan menggunakan pakan Artemia itu gagal total. Pasalnya, pakan Artemia harus diblower menggunakan tenaga listrik 12 jam tanpa henti.

“Nah kerugiannya itu bibit ikan yang kami miliki habis mati semua. Istilahnya dalam perikanan mlepes,” paparnya.

Atas peristiwa itu, kerugian yang diderita para anggotanya mencapai belasan hinga puluhan juta.

“Sedangkan anggota pembudidaya ikan kami ada 14 org. Bagi kami itu kerugian yang sangat besar dan berdampak kedepannya karena kami tidak memiliki ikan yang untuk dijual,” ungkapnya.

Tak hanya benih ikan, pria yang akrab disapa Cimot mengatakan, ikan hias jenis Neon Tetra yang berukuran besar pun juga ikut terkena dampak dari pemadaman listrik.

“Ikan jadi lemas, nafsu makannya berkurang dan bisa menimbulkan kematian jika seperti ini. Ini karena listrik padam yang sangat lama. Kami berharap PLN wilayah Depok dapat membantu menyalakan listrik di wilayah kami, karena banyak petani ikan hias yang mengandalkan tenaga listrik,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here