Jelang Pilkada Depok, PKS-Gerindra Perang Dingin

284
Edi Masturo (kiri), Hafid Nasir (kanan)

Margonda | jurnaldepok.id
Jajaran ketua dan pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok kian massif bermanuver menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik jelang pilkada Depok 2020 mendatang.

Namun, hingga kemarin struktur DPD PKS Kota Depok belum membangun komunikasi secara intens dengan Partai Gerindra yang notabene sebagai partai pengusung Idris-Pradi pada pilkada 2015 lalu.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir memberikan alasan kenapa pihaknya belum menjalin komunikasi dengan Gerindra.

“Sudah kami jadwalkan, tapi kan memang belum dapat feed back dari Bang Pradi selaku ketua DPC. Enggak pakai surat, kami sih pakai non verbal saja, bukan belum ada jawaban, mungkin masing-masing sibuk,” ujar Hafid kepada Jurnal Depok, Rabu (31/7).

Hafid menambahkan, kaitan silaturahmi politik jelang pilkada sudah terlontar ke Gerindra sejak lama.

“Namun belum ketemu waktunya saja, Insya Allah nanti akan ada jadwalnya kami bertemu Gerindra,” katanya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar dan Demokrat.

“Kami sudah menghubungi juga beberapa partai diantaranya PKB, namun belum terkonfirmasi karena masih sibuk dengan agenda partai. Kami kapan pun siap saja, secara verbal semua partai sudah dikomunikasikan oleh Pak Putra, intinya kami akan membangun komunikasi ke semua parpol, tinggal tunggu gilirannya saja,” ungkapnya.

Menyikapi manuver PKS, Wakil Ketua DPC Gerindra Kota Depok, H Edi Masturo menduga sudah ada image yang terbangun di internal PKS terhadap Gerindra.

“Kami melihatnya mereka (PKS,red) sudah beranggapan Gerindra mengusung calon sendiri, itu anggapan mereka, makanya mereka mencoba membangun koalisi dengan partai lain,” tandasnya.

Padahal, kata dia, hingga saat ini Gerindra masih bersikap cair.

“Memang sudah ada beberapa partai yang menyatakan akan berkoalisi dengan kami, karena memang mereka melihat PKS begitu yakin akan berjalan dengan sendiri tanpa berkoalisi. Padahal dari awal kami mencoba tetap berkoalisi dengan PKS,” katanya.

Edi juga menilai apa yang dilakukan PKS dengan menyambangi beberapa partai politik itu hal yang biasa dan sah-sah saja.

“Semua masih dalam proses dan masih sangat cair, satu bulan ini kami belum bisa sikapi. Kalau PKS mau mengusung sendiri, ya kami siap hadapi dan siap tempur melawan PKS, itu mau tidak mau. Kami pun akan mengusung calon kami, itu pasti,” tegasnya.

Seperti diketahui, PKS memiliki jagoan yang bakal diusung dalam pilkada nanti. Sebut saja nama Walikota Depok, Mohammad Idris dan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Imam Budi Hartono sebagai kandidat kuat dari PKS. Sementara, Gerindra pun akan mengusung Pradi Supriatna yang merupakan Wakil Walikota Depok saat ini. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here