Tak Mau Gede Rasa, Idris Nunggu Ditelepon Struktur PKS

109
Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi istri saat menyapa pelajar dalam acara lomba sinergitas kecamatan

Cipayung | jurnaldepok.id
Meski DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok sudah memberikan lampu hijau akan mengusung kembali Mohammad Idris, namun walikota petahana saat ini tidak mau gegabah dan ‘ke GR an’ menyikapi hal tersebut.

“Saya enggak mau berandai-andai dan tidak mau katanya-katanya. Saya kepingin hal itu langsung disampaikan ke saya,” ujar Idris kepada Jurnal Depok usai membuka acara Lomba Sinergitas Kecamatan Cipayung, Selasa (30/7).

Ia menambahkan, dirinya akan menjawab kesiapannya untuk maju lagi ketika mendengar langsung pernyataan tersebut dari struktur partai (PKS,red).

“Saya mau denger dari orangnya langsung atau strukturnya. Saat ini saya belum dihubungi, ditelepon atau di WA juga enggak, ini kan masih tanda tanya,” paparnya.

Sebelumnya DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok akan mengusulkan nama Mohammad Idris ke DPP PKS sebagai calon Walikota Depok periode 2021-2026.

“Beliau (Idris,red) termasuk yang kami usung di pilkada 2014 lalu, kami berharap beliau dinominasikan lagi sebagai calon walikota. Secara iternal proses penjaringan dan siapa yang layak kami usung nanti ada proses pemira yang kami gelar pada 7 Juli 2019,” ujar Hafid Nasir, Ketua DPD PKS Kota Depok, belum lama ini.

Dikatakannya, dalam proses pemilihan raya (Pemira) yang diikutsertakan merupakan kader internal. Pemira, kata dia, merupakan sebuah proses rutin yang dilakukan sebelum pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah digelar.

“Hasil dari pemira itu kemudian kami akan usulkan ke DPP, termasuk Pak Idris yang merupakan bagian dari nama-nama yang akan kami usulkan, sehingga nanti penetapannya ada ditingkat pusat,” paparnya.

Hafid yang juga sebagai kandidat kuat calon Ketua DPRD Depok mengungkapkan, nama Idris memang tidak masuk di jajaran internal partai. Namun begitu, pihaknya akan tetap mengusulkan Idris ke DPP PKS dikarenakan pada pilkada 2014 lalu pihaknya mengusung Idris.

Selain itu, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok akan melakukan survey terhadap Mohammad Idris, Walikota Depok yang rencananya bakal diusung kembali pada pilkada Depok 2020.

“Yang kami usulkan ke DPW bukan hanya hasil pemira saja, jadi banyak lampiran yang kami sampaikan terkait elektabilitas internal dan eksternal. Kami akan lakukan survey mulai dari Juli sampai Agustus, salah satunya memasukan nama Pak Kiai (Idris,red) atau mungkin saja Pak Pradi, agar objektif dalam penilaian dan pengambilan keputusan,” ujar TM Yusufsyah Putra, Sekum DPD PKS Kota Depok.

Ia menambahkan, survey yang dilakukan terkait elektabilitas secara umum dan nantinya akan dilampirkan pula untuk diusulkan ke DPW.

“Kami inginnya penilian dilakukan secara universal tidak hanya sebagai untuk bahan penilaian dari struktur biasa, untuk mengambil keputusan. Kami akan merapatkan beberapa nama dari eksternal partai yang akan kami lakukan survey,” paparnya.

Putra menegaskan, dilakukannya survey terhadap petahana dalam hal ini Mohammad Idris tak lain dikarenakan partainya lah yang mengusung Idris pada pilkada Depok 2015 silam.

“Masa kami hapus di survey, paling tidak kami akan mengetahui yang kami usung kemarin elektabilitasnya masih bagus. Jadi nantinya kami lampirkan sebuah narasi terkait hasil survey itu ke DPW,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here