Bawa Senjata Tajam, Siswa dan Siswi Diciduk

157
Inilah siswa dan siswi yang membawa senjata tajam dan berhasil dijaring petugas

Sawangan | jurnaldepok.id
Seorang siswa dan siswi yang sedang asyik mojok berduaan di Situ Sawangan dan Pengasinan terciduk razia Petugas Satpol PP Kota Depok.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Depok Taufiq mengatakan Satpol PP Kota Depok menggelar razia terhadap pelajar yang membolos di jam sekolah. Razia tersebut bertujuan untuk mengantisipasi tawuran pelajar yang kerap terjadi di sejumlah wailayah di Kota Depok.

“Pada razia di kawasan Situ Sawangan, kami mendapati sebuah senjata tajam jenis celurit dari dalam tas pelajar yang sedang duduk berduaan di Setu. Pelajar inisial MF dan SBB merupakan salah satu siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta,” ujarnya.

Tidak hanya mengamankan sepasang siswa, anggotanya juga mengamankan
12 pelajar dari berbagai sekolah. Namun untuk yang kedapatan membawa senjata tajam langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

“Mungkin karena ini awal masuk sekolah, banyak yang berangkat dari rumah, pamit ke sekolah tapi nyampenya ke tempat lain. Total 12, kalau sisanya 10 pelajar laki semua sedang nongkrong di warung setu pengasinan. Tidak ada sajam dan obat-obatan. Kami sita hanya ikat pinggang yang khawatir bisa digunakan tawuran ya,” terangnya.

Sementara itu, sepuluh pelajar yang terjaring razia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP di Balai Kota Depok guna diberikan pembinaan.

“Kami bariskan tadi di area parkir, dihukum push up. Latihan baris-berbaris juga dan dikasih binaan supaya tidak terjadi lagi bolos sekolah,”katanya.

Sementara siswa yang kedapatan membawa senjata tajam dilimpahkan ke pihak Kepolisian Polresta Depok untuk ditindak lanjuti.

“Mudah-mudahan dengan razia ini paling tidak meminimalkan kerawanan terhadap tawuran pelajar. Kami nggak mau Depok jadi sarang tempat mereka tawuran. Ke depan akan antisipasi,” tutupnya.nCR- JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here