Ratusan Pencari Suaka Terdampar di Depok

141
Agung Wibowo

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ratusan pencari suaka dari berbagai negara di tampung Kantor Imigrasi Kelas II Depok. Berdasarkan informasi yang dihimpun ada sekitar 182 orang Warga Negara Asing (WNA) yang datang dan melapor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Agung Wibowo menuturkan, mereka pencari suaka yang berasal dari beberapa negara seperti Afghanistan, Yaman, Iran, Irak, Ethiopia, Ghana, Mesir, Kongo, dan Pakistan.

“Paling banyak Afghanistan, itu ada 86 orang dan Yaman 60 orang. Sedangkan negara lainnya, tidak terlalu banyak,”katanya.

Agung menuturkan, identifikasi dan pendataan terhadap keberadaan warga negara asing tersebut, tetap menjadi prioritas. Terutama untuk menghindari pendatang gelap yang menjadi pertanyaan di lingkungan masyarakat Depok.

“Kalau ada perubahan kami melakukan update data,”katanya.

Sementara itu, berdasarkan data sementara para pencari suaka tersebar di tujuh Kecamatan Kota Depok. Paling banyak di wilayah Beji dengan jumlah 47 orang, kemudian Sawangan 42 orang. Cimanggis satu orang, Sukmajaya, tujuh orang, Cilodong 25 orang, Bojongsari 18 orang.

Menurut dia, pada pencari suaka tersebut masuk dalam kategori pengungsi mandiri atau dengan kata lain segala kebutuhan yang diperlukan dipenuhi oleh dirinya sendiri seperti menyewa tempat tinggal hingga makan. Mereka masih dalam pengawasan IOM (International Organization for Migration)

Namun, lain halnya dengan warga negara asing yang telah memiliki ijin tinggal. Agung menegaskan, pihaknya membedakan model pendataan dengan para pencari suaka.

“Kalau pencari suaka, kami sebut mereka pengungsi. Beda dengan WNA Asing dengan izin tinggal,”katanya.

Sementara itu, Humas Kantor Imigrasi Kelas II Depok Newin Budiyanto menuturkan, pada dasarnya para pengungsi dari luar negeri diakuinya sulit untuk dibendung. Sehingga pihanya terbuka bagi para pencari suaka.

“Ya, kami terbuka namun tetap mereka harus menjalani proses pelaporan setiap bulannya. Memang kedatangan mereka sulit tereelakkan,”katanya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here