Mulai Pukul 04.00-21.00 WIB, Truk Tanah Dilarang Melintas

299
Terlihat truk pengangkut tanah berjalan beriringan melintasi Jalan Raya Sawangan di siang hari

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok telah melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk membahas jam operasional truk pengangkut tanah. Dalam pertemuan tersebut, disepakati operasional truk dimulai pukul 21.00 WIB.

“Belum lama ini kami rapat dengan pengelola truk, untuk bisa mengatur jam operasional truk tersebut. Agar tidak beroperasi pada jam-jam sibuk,” ujar Dadang Wihana, Kepala Dishub Kota Depok seperti dilansir depok.go.id, Kamis (25/7).

Dikatakan Dadang, pihaknya berupaya mencari jalan tengah. Upaya itu pula diharapkan dapat mengakomodir keluhan masyarakat sehingga pembangunan Tol Depok-Antasari (Desari) dapat terus berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Awalnya kami meminta agar operasional dimulai pukul 22.00-03.00 WIB. Berdasarkan hasil pertemuan pengelola juga mengajukan di jam 20.00-04.00 WIB. Akhirnya mengambil jalan tengah yaitu pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Dengan catatan, sopir truk tanah memperhatikan tanah yang tercecer di jalan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar,” katanya.

Ia menambahkan, dengan kesepakatan tersebut diharapkan kepadatan lalu lintas di rute Cipayung, Mampang, Grogol, Krukut, dapat terkurangi. Begitu pula dengan pekerjaan tol diharapkan tetap berjalan.

“Semoga pengaturan ini dapat meminimalisir gangguan yang selama ini dirasakan warga, kita berupaya mencari benang merah antara kebutuhan pembangunan tol dan kebutuhan serta kenyamanan warga,” tukasnya.

Sementara itu Camat Cipayung, Asep Rahmat merasa geram dengan aktivitas truk pengangkut tanah yang melintas setiap hari di wilayah kerjanya. Pasalnya, kata dia, selain membuat macet arus lalu lintas, jalan menjadi kotor lantaran adanya tanah yang berjatuhan.

“Kami bukannya melarang truk tanah melintas, tapi jam operasionalnya diatur, jangan pada jam sibuk kerja. Selain itu durasi keluarnya juga diatur, jangan sekali keluar beriringan. Hal itu tentu membuat macet jalan. Kami juga agar kebersihan roda truk pengangkut tanah dibersihkan sebelum melintas di jalan raya,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here