Klinik Digital Vokasi UI Bahas Gadget ke Pelajar

49
Founder Klinik Digital Vokasi UI, Devie Rahmawati foto bersama siswa SMA

Beji | jurnaldepok.id
Klinik Digital Vokasi UI dan Himpunan Mahasiswa (HM) Vokasi Humas UI menggelar diskusi keliling ke SMA Bertajuk “Bijak menggunakan Gawai (Gadget) dan Sarana Komunikasi dan Pembelajaran di Sekolah dan Bicara Baik.

Founder Klinik Digital Vokasi UI, Devie Rahmawati mengatakan hasil studi Klinik Digital Vokasi menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi remaja relatif lemah.

“Mereka sulit berkonsentrasi. Aktivitas di kelas sering kali diisi dengan hal-hal yang tidak produktif, karena godaan materi digital,” katanya.

Pihaknya ingin membantu lebih banyak pengajar dan siswa agar menjadi lebih produktif di kelas. Pasalnya, banyak guru yang mengeluhkan bagaimana para siswa saat ini tidak banyak menggali informasi yang baik.

“Games dan berbagai aplikasi menyita pikiran dan perasaan anak dan remaja saat ini,” ungkapnya.

Pihaknya memberikan pendampingan bagi ASN agar mampu lebih aktif menyampaikan hasil kerja kepada publik, agar masyarakat semakin bangga dan percaya bahwa negeri ini adalah negeri yang besar.

Ia memaparkan berita-berita negatif bahkan hoax yang selalu memenuhi ruang-ruang publik, khususnya media sosial, berpeluang mengusik psikologis anak bangsa. Kemampuan berkomunikasi kepada publik, diharapkan mampu menginsipirasi masyarakat menjadi bangga dan cinta kepada Indonesia.

“Dosen dan mahasiswa Vokasi Humas UI, saling bahu membahu untuk terus membantu anak, remaja dan orang tua di seluruh Indonesia dapat produktif secara psikologis dan sosiologis. Kami, mahasiswa bertugas mengawal kampung digital di Depok,” tandasnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here