Akhirnya, Bulan Ini Depok Bisa Buang Sampah ke Nambo

142
Gubernur Jawa Barat dan Walikota Depok saat berdiskusi dengan kepala OPD

Margonda | jurnaldepok.id
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan Tempat Pemerosesan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo di Kabupaten Bogor dapat dioperasikan bulan ini.

“Nambo sudah oke, izin dari saya sudah. Saat ini sedang dirumuskan teknisnya karena lokasinya kan bukan di Depok melainkan di Bogor, maka harus ketuk pintu dulu ke Ibu Ade Yasin,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil, Kamis (18/7).

Ia mengatakan, dalam membuang sampah harus ada amdal dan saat ini amdalnya masih dalam proses.

“Nanti kalau sampahnya tercecer kemana-mana kan bisa dikomplain. Tapi intinya dalam bulan-bulan ini kalau teknisnya sudah aman maka sampah di Depok bisa dibuang ke Nambo, itu tergantung teknisnya,” terangnya.

Emil mengatakan, pengoperasian Nambo saat ini bersifat emergency.

“Kalau sifatnya emergency ada diskresi untuk pengecualian, kan bukan rencana untuk masa depan, masa depannya tetap RDF sesuai west to energy,” ungkapnya.

Sebelumnya Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan bahwa Kota Depok mendapat jatah 200 ton per hari untuk membuang sampah ke TPPAS Nambo, Kabupaten Bogor.

“Janji dari provinsi atau kontraktor di sana Depok mendapat jatah 200 ton per hari. Janjinya awal Maret beroperasi, namun sekarang mundur lagi, ada apa nanti kami akan tanyakan,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, beberapa waktu lalu

Idris memprediksi, molornya operasional TPA yang digadang-gadang modern itu lebih disebabkan kepada operasional baik dari sisi mesin maupun SDM.

“Anggaran kami sudah ada untuk 200 ton itu, baik untuk sopir maupun pengangkutaannya. Memang armada yang di Depok belum memadai, namun kami akan sewa. Sudah ada anggarannya dari APBD,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here