Ini Lagu Yang Bakal Dinyanyikan Walikota Di Lampu Merah

81
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris akan memutar lagu di lampu merah untuk menghibur warga. Idris mengatakan lagunya itu bertemakan tertib lalu lintas.

Lagu itu diciptakan oleh musisi Koko Thole. Bahkan lagu yang akan diputar di lampu merah itu dinyanyikan oleh Idris sendiri.

Lagu itu di-posting di akun YouTube Dishub Depok. Saat dimintai konfirmasi, soal lagu itu, Idris tidak membantah dan tidak juga membenarkan.

“Nanti ya itu akan kita launching, tunggu aja ya,” kata Idris kepada wartawan.

Idris juga tidak mau menjawab siapa yang menyanyikan lagu tersebut. Dia malah menyuruh wartawan bertanya kepada Kadishub Depok Dadang Wihana.

“Silahkan tanya Dishub itu suara siapa gituya,” jawab Idris sambil tertawa.

Sebelumnya, sempat beredar di media sosial Twitter lagu berisi pesan soal tertib lalu lintas berjudul ‘Hati-Hati’. Lagu berdurasi 2 menit 20 detik itu dinyanyikan sendiri oleh Wali Kota Depok KH Mohammad Idris.

Berikut ini lirik lagu tersebut:

Hati-hati di jalanan, jangan ugal-ugalan
Bila Naik Kendaraan, jangan kebut-kebutan

Jangan sampai orang bilang engkau pengganggu jalan
Seperti orang bingung tak tahu peraturan

Reff :
Lampu Merah kita berhenti
Lampu Kuning hati-hati
Lampu Hijau jalan lagi

Ambil jalur sebelah kiri.
Kalau nyeberang hati-hati
Tengok kanan, tengok kiri

Rambu-rambu ditaati, agar tidak salah lagi
Lampu merah kita berhenti, Lampu kuning hati-hati, lampu hijau jalan lagi

Ambil jalur sebelah kiri, kalau nyeberang hati-hati, tengok kanan tengok kiri. Rambu-rambu ditaati. Agar tidak salah lagi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana meluruskan terkait wacana pemutaran lagu-lagu di lampu lalu lintas.

Menurut dia, lampu lalu lintas bernuansa seni merupakan salah satu bagian kecil dari upaya penataan lalu lintas. Antara lain dengan memutar lagu dan menyampaikan pesan-pesan tertib lalu lintas.

Pesan-pesan itu diputar pada saat lampu merah menyala antara 45 sampai dengan 60 detik.

Menurut dia, beberapa kota-kota besar telah menerapkan kebijakan itu, contohnya Bandung.

Dadang, pun menyakini kebijakan itu bermanfaat bagi pengguna jalan.nCR-JD1

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here