Kompak Kembali Ke Sekolah Di Hari Pertama

61
Walikota Depok saat mengunjungi siswa di salah satu sekolah di hari pertama masuk sekolah

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris, menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa sekolah di Depok di hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru.

Dalam kesempatan itu, Idris mengunjungi dua sekolah yang ada di Depok yakni SMP Negeri 6 dan SD Rahmaniyah.

Sementara itu pihak sekolah menyambut para siswa baru pada tahun ajaran 2019-2020 yang akan mengenyam pendidikan di sekolah dimulai pada Senin (15/7).

Berdasarkan pantauan di sejumlah sekolah seperti di SDN di Beji, guru sudah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk siswa yang akan bersekolah.

“Ya kami menyambut siswa baru kelas satu, ” kata kepala SD Beji 2 Suratmin.

Bahkan pihaknya sudah memasang spanduk yang bertuliskan selamat datang siswa baru.

Hal yang sama juga dilakukan oleh SDIT Taman Ilmu yang berlokasi di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji dimana sekolah tersebut sudah menyambut para siswa baru.

Ketua Yayasan Taman Ilmu Rahmat Fitrah menambahkan para guru menyambut siswa pada hari pertama masuk sekolah.

“Mari kita menyambut putra-putri terbaik kita yang akan masuk sekolah. Para Guru yang menjadi penentu berhasil tidaknya proses belajar-mengajar di sekolah,” ucapnya.

Dia meminta para orang tua untuk memperhatikan anaknya dalam rangka menyambut tahun ajaran baru.

“Kalau bisa diantarkan ke sekolah, dititipkan secara eksplisit kepada para gurunya,” terangnya.

Dia menjelaskan orang tua berperan penting dalam proses pendidikan anak di sekolah dan di rumah. Orang tua yang hebat, kata dia, adalah para orang tua yang terlibat dalam proses pendidikan anak.

Dia juga mengajak para orang tua menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif untuk generasi bangsa dan sinergi yang baik antara sekolah, orang tua dan masyarakat.

“Orang tua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak,” jelasnya.

Dia juga berpesan kepada seluruh siswa untuk gembira masuk sekolah karena sekolah adalah tempat yang menyenangkan.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Depok Bidang Kemahasiswaan Harti mengatakan, murid baru di SMAN 1 rata-rata diantar orangtua hanya sampai gerbang sekolah.

”Saya rasa mereka sudah ngerti ya nganternya sampai depan sekolah aja, jadi gak banyak membludak di dalam sekolah,” ujarnya.

Di hari pertama ini, Harti mengatakan ada 50 orang siswa baru yang terlambat datang ke sekolah.

Mereka yang terlambat tersebut membuat barisan terpisah dari murid-murid lainnya untuk diperingatkan agar tidak telat lagi kedepannya.

“Ada 50 orang yang terlambat, kami catat namanya. Supaya diingatkan agar besok-besok tidak lagi telat,” ucapnya.

Harti mengatakan, hari pertama sekolah ini, murid-murid baru diajarkan mengenali lingkungan sekolahnya.

“Hari pertama temanya ramah anak, kalau besok dari kepolisian untuk diajarkan disiplin lalu lintas dan mencegah narkoba. Kemudian besok juga ada pengajaran sekolah sehat dan penanggulangan bencana. Hari ketiga diajarkan tentang pendidikan karakter dan pengenalan ekstrakurikuler yang ada di sekolah,” tutupnya.nCR-JD1

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here