Selangkah Lagi, Depok Menuju KLA Utama

66
Kepala Bappeda dan Kepala DPAPMK Kota Depok foto bersama dengan tim usai mengikuti verifikasi lapangan KLA

Margonda | jurnaldepok.id
Program Kota Layak Anak (KLA) Pemerintah Kota Depok memasuki babak baru. Akhir pekan kemarin Depok mendapatkan giliran untuk diverifikasi lapangan oleh Kementrian PP-PA. Verifikasi lapangan tak lain untuk meningkatkan status KLA Kota Depok yang sebelumnya kategori Nindya kini menuju Utama.

“Alhamdulillah Kota Depok telah memasuki tahap penilaian Kota Layak Anak Verifikasi Lapangan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA). Kami diberikan waktu sampai dengan, Sabtu 6 Juli 2019 kemarin untuk melampirkan dokumen tambahan klarifikasi,” ujar Nessi Annisa Handari, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Rabu (10/7).

Ia menjelaskan, Verifikasi Lapangan (VL) dilaksanakan di Hotel Horison Bandung dan dihadiri oleh Kepala Bappeda, Widyati Riyandani; Kepala DPAPMK, Nessi Annisa Handari; Kepala DLHK, Ety Suryahati; Sekretaris Dinas Sosial, Sekretaris Disdukcapil, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes, Kabid PAUD Dikmas, Kabid Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPAPMK, Kepala Seksi Pengempangan Kota Layak Anak TKPKLA DPAPMK Kota Depok dan Forum Anak Kota Depok.

“Tak lupa kami mendapat suport langsung dari Bunda Elly Farida yang juga sebagai Sekretaris 1 Gugus Tugas KLA,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah kota berusaha secara maksimal untuk memenuhi hak anak-anak.

“Penghargaan hanyalah sebuah apresiasai, yang utama adalah apa yang kami lakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak Depok. Penghargaan apapun yang kami terima adalah untuk anak-anak Depok,” ungkapnya.

Nessi memohon doa dari semua pihak agar VL dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.

“Mohon do’a semua pihak agar dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Depok khususnya anak-anak Depok. Kota Layak Anak perlu dibangun atas kerjasama empat pilar yaitu peran pemerintah, peran masyarakat, peran dunia usaha dan tak kalah penting peran media yang kesemuanya adalah untuk pemenuhan hak-hak anak,” harapnya.

Sebelumnya pada Juli 2017 lalu Walikota Depok Mohammad Idris, menerima Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Susana Yembise. Penghargaan tersebut diberikan saat peringatan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di Kantor Pemerintah Provinsi Riau, Sabtu (22/7).

Pemerintah Kota Depok berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak dengan katagori Nindya. Dimana ada lima tingkatan kriteria Kota Layak Anak, yaitu KLA Pratama, KLA Muda, KLA Madya, KLA Nindya dan KLA Utama.

“Alhamdulillah Kota Depok kembali meraih prestasi. Sebelumnya kota Depok berada pada tingkat Madya, dan kini naik satu peringkat menjadi Nindya. Semoga kita bisa terus memberikan yang terbaik hingga menjadi KLA Utama, karena Depok Sahabat Anak,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here