Lebaran Orang Depok Dahsyat!

107
Penganten Betawi diarak dalam karnaval budaya dalam pagelaran Lebaran Orang Depok

Sawangan | jurnaldepok.id
Pagelaran Lebaran Orang Depok yang digelar Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) di kawasan Jalan Raya Muchtar Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, menorehkan sejarah baru bagi budaya lokal Depok.

Ribuan warga dengan begitu semangat dan antusias mengikuti pesta yang konon merupakan Lebaran Orang Depok tempo dulu.

“Kegiatan ini tak lain untuk menghidupkan kembali tradisi orang Depok yang sekarang mulai dilupakan. Untuk mengingatkan kembali, kami gelar acara ini. Kami bersyukur antusias masyarakat begitu dahsyat,” ujar H Ahmad Dahlan, Ketua KOOD Kota Depok, Minggu (7/7).

Walikota Depok, Mohammad Idris tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu untuk ikut berpartisipasi dalam gelaran yang rencananya bakal digelar setiap satu tahun sekali.

“Berangkat dari pemikiran revitalisasi KOOD, kami arahkan sejak awal agar KOOD mengangkat kebudayan-kebudayaan setempat yang sesuai dengan Pergub Nomor 5/2003, bahwa di Jawa Barat ini ada tiga wilayah yang memang sesuai dengan etnis dan suku seperti Parahiangan, Cirebonan dan Melayu Depok,” tandasnya.

Lebaran Orang Depok, kata Idris, tak lain untuk menghidupkan budaya orang Depok yaitu guyub, rukun dan harmoni. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk mengenalkan kembali tradisi rantangan yang mulai menghilang di zaman milenial ini.

“Mungkin kalau di Jakarta punya PRJ, di Depok punya Lebaran Orang Depok. Ini akan meningkatkan perekonomian warga setempat dengan menjual produk dari usaha kecil dalam pagelaran ini,” paparnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. Pradi merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan Lebaran Orang Depok.

“Sisi lain dari kegiatan ini adalah muncul rasa guyub dan silaturahmi diantara warga. Ini merupakan khasanah yang selama ini belum tergali secara maksimal. Dengan adanya ‘gong’ seperti ini, mudah-mudahan akan menjadi starting,” terangnya.

Dirinya berharap, sahabat-sahabat lain dapat menunjukkan hal yang sama dikarenakan Depok merupakan kota yang majemuk dan memunculkan budaya-budaya yang ada di Depok yang mungkin belum terangkat.

“Apalagi kami mendengar harapan dari KOOD ingin memiliki tempat cagar budaya,” katanya.

Pihak panitia Lebaran Depok yang diketuai Lurah Bedahan, Sudadih juga menyediakan seabreg hiburan menarik di antaranya karnaval budaya, pentas musik gambang kromong, tarian tradisional, atraksi silat, penampilan artis-artis Betawi Depok, rampak bedug, lenong bocah, kemidi putar, pemutaran film layar tancep dan pesta kembang api.

“Yang paling menarik adalah dihidupkannya kembali kebiasaan masyarakat Depok tempo doeloe, yaitu tradisi rantangan,” pungkas Sudadih. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here