Ketua KONI Depok Masuk Nominasi Bursa Walikota

111
Amry Yusra

Margonda | jurnaldepok.id
Nama Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra masuk dalam nominasi pemilihan raya (Pemira) yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dengan begitu, nama Amri nantinya bakal diusulkan untuk menjadi walikota-wakil walikota Depok dalam gelaran pilkada Depok 2020.

Hal tersebut terungkap pada konfrensi pers yang digelar oleh DPD PKS terkait penyelenggaran pemira Kota Depok. Dimana, kemarin 11 DPC PKS se Kota Depok melangsungkan pemira untuk mencari kandidat walikota-wakil walikota dari internal partai.

“Pemira di PKS bagian dari proses persiapan pemenangan pilkada, untuk menjaring aspirasi seluruh kader terhadap bakal calon Walikota Depok yang akan diajukan PKS dalam pilkada 2020,” ujar TM Yusufsyah Putra, Sekum DPD PKS Kota Depok, Minggu (7/7).

Ia menjelaskan, PKS adalah salah satu dari tiga parpol di Kota Depok hasil pemilu legislatif 2019 lalu yang dapat mengajukan sendiri pasangan calon Walikota Depok periode 2021-2026. Sebagai partai pengusung Walikota Depok yang telah tiga kali memimpin di Kota Depok, kata dia, sudah sewajarnya PKS mempersiapkan diri menyambut pilkada 2020.

“Sebelum pemira telah dilakukan penjaringan terbatas dari struktur DPC dan kader-kader tingkat DPRA se Kota Depok untuk mengusulkan nama-nama bakal calon walikota dari unsur kader PKS yang akan diikutkan dalam pemira,” paparnya.

Selain nama Amri, juga ada tujuh nama lainnya yang masuk dalam nominasi mereka diantaranya Imam Budi Hartono; Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Moh. Hafid Nasir; Ketua DPD PKS Kota Depok, M. Said; mantan Anggota DPRD Depok, M. Supariyono; Wakil Ketua DPRD Depok, Prihadoko; mantan Wakil Ketua DPRD Depok, Qurtifa Wijaya; Ketua Fraksi PKS DPRD Depok dan T. Farida Rachmayanti, Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Depok.

“Pemira diselenggarakan di kantor DPC PKS seluruh kecamatan se Kota Depok yang diikuti seluruh kader, yang akan memilih tiga nama dari delapan nama kader bakal calon Walikota Depok. Penentuan dan penetapan calon walikota masih melalui beberapa tahapan lagi, termasuk survey elektabilitas, komunikasi politik dengan parpol lain, dan dewan syuro di tingkat DPW dan DPP,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, masih sangat terbuka berbagai skenario pasangan calon walikota yang akan diusung PKS di 2020, termasuk koalisi dengan parpol lain dan elemen masyarakat Kota Depok.

“Dengan berbagai prestasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan kepala daerah di Kota Depok selama ini, PKS berharap warga Depok masih terus memberikan dukungan atas calon walikota yang kelak akan diusung oleh PKS dalam pilkada 2020. Untuk Depok yang semakin baik, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here