Normalisasi Kali Gede Setengah Hati

8
Beginilah kondisi Kali Gede saat ini

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah warga Kelurahan Limo, Kecamatan Limo mempertanyakan kelanjutan normalisasi Kali Gede yang membelah wilayah Kelurahan Limo, pasalnya sampai saat ini tidak ada tindak lanjut pelaksanaan normalisasi yang pernah dilaksanakan pada tahun 2013 silam.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Abdul Hamid mengatakan, pengentian pelaksanaan normalisasi pada saat itu memicu terjadinya sikap cemburu sosial bagi warga dibagian hulu sungai yang bangunannya terkena penertiban saat aksi normalisasi dilaksanakan.

“Ya waktu pertama kali pelaksanaan Normalisasi banyak bangunan milik warga yang dibongkar oleh Satpol PP lantaran berdiri dibahu kali dan melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS) dan sekarang para pemilik bangunan sering menanyakan kenapa normalisasi tidak dilanjutkan kehilir dimana banyak bangunan yang juga melanggar GSS, ” ujar Abdul Hamid mengulang pertanyaan para pemilik bangunan dihulu Kali Gede.

Selain memicu kecemburuan sosial dikalangan masyarakat, pelaksanaan normalisasi setengah jalan itu juga justru menimbulkan dampak banjir dikawasan hilir aliran kali pasalnya suplay air dari hulu tidak tertampung dihilir lantaran bidang kali menyempit sehingga luapan air meluber kebidang jalan dan halaman rumah warga.

“Memang masih banyak bangunan yang belum ditertibkan disekitar kali gede bahkan ada rumah yang diberdiri persis diatas bidang kali, namun karena pelaksanaan normalisasi terhenti waktu itu maka sejumlah bangunan yang melanggar garis Sempadan Sungai (GSS) itu lolos dari aksi penertiban, ” imbuhnya.

Untuk meminimalisir luapan air dibagian hilir, Abdul Hamid berharap kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera menindak lanjuti pelaksanaan normalisasi dan menertibkan konstruksi bangunan yang melanggar GSS. n Asti Ediawan

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here