Pelayanan SPBU Di Wilayah Beji Disoal

47
Terlihat pembeli BBM yang menggunakan derigen

Beji | jurnaldepok.id
Konsumen mengeluhkan pelayanan petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Beji yang dinilai diskriminasi karena lebih mendahulukan pembelian menggunakan jerigen.

Salah satu konsumen, Denis pada Selasa (2/7) mengatakan pelayanan yang diberikan petugas SPBUdi Jalan M KH Usman, Beji tidak memuaskan.

Apalagi disaat para pengendara sedang antri menunggu pengisian. Petugas SPBU dengan sengaja mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kedalam jerigen tanpa melihat pengendara sedang ramai mengantri.

“Kami dan konsumen lainnya sudah mengantri mengisi Pertalite. Namun tiba-tiba datang konsumen naik motor bawa jerigen lebih dari dua,” ucapnya.

Ia menambahkan dengan seenaknya petugas SPBU langsung memprioritaskan konsumen pakai jerigen tanpa antri. Sementara konsumen pakai motor dibelakangi.

“Saya sangat menyayangkan sikap manajemen SPBU yang memperbolehkan konsumen membeli BBM dengan jerigen sementara Pertamina melarangnya,” terangnya.

Dia menjelaskan, sesuai dengan PP RI Nomor 15 Tahun 2012 tentang harga jual eceran dan konsumen pengguna jenis BBM tertentu. Perlu diketahui Pengisian ke jerigen untuk usaha kecil atau mikro, usaha pertanian, usaha perikanan atau nelayan, pelayanan publik dapat dilayani setelah menunjukkan surat rekomendasi.

“Petugas SPBU bila perlu mencatat nama usaha kecil atau nelayan tersebut, seperti mencatat jenis usahanya, alamat dan jumlah BBM yang dibeli serta mengcopy surat rekomendasinya,” jelasnya.

Dirinya pun mengimbau agar pengelola Pom (SPBU) meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang kemungkinan memodifikasi tangki.

“Awasi kendaraan yang bolak-balik dalam satu hari mengisi BBM patut dicurigai, bila perlu catat nomor polisinya dan laporkan,” tandasnya.

Sementara itu Dewan Penasehat Hiswana Migas Kota Depok M Athar Susanto menegaskan pembelian BBM menggunakan jerigen tidak boleh dilakukan karena melanggar peraturan yang ada.

“Kami akan turunkan ke lokasi itu,”katanya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here