Giliran Pos Polantas jadi Korban Vandalisme

69
Inilah Pos Polantas Terpadu di Jalan Nusantara, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas yang menjadi korban vandalisme

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Setelah tiga remaja di Sukmajaya berhasil diamankan karena aksi vandalisme yang dilakukan mereka pada pekan lalu. Kini, aksi corat-coret kembali terjadi di Kota Depok. Kali ini para pelaku mengincar Pos Polantas Terpadu di Jalan Nusantara, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.

Tidak hanya Pos Polantas di Jalan Nusantara, Pos Polantas di M Jasin-Margonda juga menjadi aksi corat-coret yang dilakukan orang tidak dikenal itu. Pantauan di lokasi, para pelaku melakukan aksi corat-coret di papan plang Pos Polantas Terpadu dengan menggunakan cat semprot warna biru.

Para pelaku juga mencorat-coret tembok di salah satu bagian tembok Pos Polantas Terpadu. Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, bahwa hal tersebut tindakan tidak terpuji, apalagi hanya membuat wajah Kota Depok menjadi kotor.

“Tentu saja hal ini tidak baik, hanya menambah kesemerautan wajah kota dan lingkungan menjadi kotor, apalagi aksi vandalisme tersebut dilakukan difasilitas umum, menjadikan lingkungan kotor,”ujarnya.

Dirinya mengimbau pelaku jika ingin melakukan corat-coret itu, lebih baik yang bisa dilakukan di tempat yang tepat agar tidak menyalahi aturan dan mempunyai nilai seni.

“Sehingga hasil karyanya bisa dinikmati oleh orang banyak serta menambah keindahan lingkungan. Kan sudah ada tempat-tempat untuk mengkreasikan hal tersebut dibeberapa tempat,” tegasnya.

Terkait pelaku aksi vandalisme yang tertangkap, Pemerintah Kota Depok akan melakukan teguran serta pembinaan lebih lanjut.

Sebelumnya aksi corat-coret juga menimpa mobil warga di Perumahan Villa Pertiwi Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cilodong. Mobil Honda Jazz yang diparkir di luar rumah korban itu, lantaran dalam garasi ada mobil CRV diparkir. “Kami dapat info mobil dicoret-coret pagi hari saat mau berangkat kerja dari security rumah”katanya.

Sebagai karyawan swasta, Amaliyah yang merupakan korban mengaku, aksi vandalisme ini baru terjadi pertama kali di komplek tempat tinggalnya. “Dari keterangan satpam aksi serupa tidak hanya terjadi pada saya saja namun ada dua titik lain di blok i6 tembok rumah sama pagar dicoret tulisan nama sama gambar tidak senonoh,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here