Tak Cukup Kursi, PPP Bakal Satu Fraksi Dengan PKB

111
Ma'mun Abdullah

Bojongsari | jurnaldepok.id
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok harus berbagi kursi untuk mencapai satu fraksi di DPRD Depok dalam periodenisasi 2019-2024 mendatang. Pasalnya, saat ini partai berlambang Ka’bah tersebut hanya memperoleh dua kursi di DPRD Depok.

Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Ma’mun Abdullah mengatakan, pihaknya telah melakukan penjajakan terkait pembentukan fraksi kebeberapa partai politik.

“Kami sudah membangun komunikasi kebeberapa partai seperti Demokrat, bahkan Demokrat juga sudah meminta PPP untuk bergabung. Namun kami juga diminta oleh PKB untuk bergabung, kami lihat yang terbaik nanti, kalau itu yang terbaik untuk partai kenapa tidak,” ujar Ma’mun kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan akan satu fraksi dengan PAN. Namun begitu, saat ini kondisinya PAN sudah mampu membentuk satu fraksi dengan jumlah anggota yang ada.

“Saat ini masih fifty-fifty dengan PKB, ya memang kami lebih condong dengan PKB. Itu hasil pembicaraan ketua bahwa ada kesamaan visi, karena kami juga melihat PKB hanya tiga kursi dan PPP dua kursi. Kalau kerjasama saling menguntungkan di fraksi, ya berlanjut,” terangnya.

Dikatakannya, dipilihnya PKB tak lain untuk melengkapi alat kelengkapan dewan yang nanti membentuk fraksi.

“Kami melihat massa maupun konsituen PPP dan PKB memiliki kesamaan, artinya membela untuk kepentingan ummat,” jelasnya.

Selain itu, dilihat dari SDM yang nanti akan bergabung dinilai cukup mumpuni karena di dalamnya terdapat politisi senior sperti Mazhab HM, Babai Suhaimi dan Hj Qonita Luthfiyah.

“Kami yakin keberadaan mereka di fraksi akan memberikan warna tersendiri, terlebih dengan fungsi dewan yang sesungguhnya yakni control, legislasi dan budgateing,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here