Bikin Kering Sumur Warga, Surat Lurah Grogol Dicuekin Kontraktor Tol Desari

70
Beberapa alat berat saat mengerjakan pembangunan Tol Desari

Limo | jurnaldepok.id
Kepala Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin mengatakan akan mendatangi Kantor Kontraktor Proyek tol Depok – Antasari (Desari) dikawasan Sawangan untuk mempertanyakan tindak lanjut penanganan masalah kekeringan yang dialami 40 warga di Rw 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

“Kami sudah berkirim surat ke Kantor Kontraktor proyek tol Desari pada awal pekan selam tapi hingga hari Jumat belum ada tanggapan, untuk itu besok (hari ini red..) saya dan perwakilan warga akan mendatangi Kantor Kontraktor guna menayakan tindak lanjut penanganan masalah itu, ” ujar Danudi Amin kepada Jurnal Depok kemarin pagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 40 warga di tiga wilayah Rt di Rw 02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo sejak sebulan silam mengalami kesulitan air bersih akibat mata air menyusut lantaran terdampak proses penggalian pondasi jalan tol yang berlokasi didekat permukiman warga.

Keringnya sejumlah sumur warga, di Rt 03,04 dan 05 Rw 02 dirasakan sangat menyulitkan warga untuk melaksanakan kegiatan sehari hari.

“Air merupakan kebutuhan vital dan kami warga sudah sejak bulan puasa kesulitan air karena sumur kami kering terdampak proyek tol, kami minta pertanggung jawaban kontraktor proyek tol ini, ” kata Ketua Rt 04/02 Endri, kepada Jurnal Depok.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Milih.

Dikatakan Milih, apapun bentuknya, pihak kontraktor harus bertanggung jawab atas keringnya sumur warga karena pemicu kekeringan sumur warga disebabkan proses pengerjaan konstruksi jalan tol.

“Kontraktor harus bertanggung jawab, dan sampai saat ini warga menanti tanggung jawab pihak Kontraktor, ” tutup Milih. n Asti Ediawan

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here