Sebabkan Kisruh, Evaluasi Penyelenggaraan PPDB Depok

123
Anggota kepolisian saat mengamankan antrean PPDB

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran baru sekolah.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono saat memantau pelaksanaan PPDB hari kedua di SMU 1 Depok pada Selasa (17/6).

“Saya mengetahuinya dari informasi di media massa dan media sosial mengenai panjangnya antrean saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dari situasi tersebut, kami akan melakukan evaluasi untuk peningkatan pelayanan ke depannya,” terangnya.

Hal pertama yang dilakukan pihaknya adalah melakukan sinkronisasi yang antara Disdik Depok dan Jabar. Selain itu pihaknya akan menerima masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi demi peningatan pelayanan pubik.

“Pendidikan ini wajib dan merupakan pelayanan dasar. Oleh karena itu kewajiban pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus ada perbaikan,” ucapnya.

Terkait wacana pengembalian tanggung jawab SMA dan SMK negeri ke Pemkot Depok, Hardiono mengatakan perlu tenaga dan pikiran menyikapi wacana tersebut.

“Seharusnya terus dievaluasi. Tapi ini kan baru saja dipindah ke Pemprov, itu perlu tenaga dan pikiran. Biarkan berjalan terlebih dahulu. Nanti baru evaluasi,” paparnya.

Hardiono menambahkan, antrean panjang dalam PPDB saat ini terjadi karena animo masyarakat yang tinggi dan adanya kesalahpahaman di masyarakat. Pelaksanaan hari kedua PPDB masih terjadi antrian panjang dimana para calon siswa masih mengantri untuk mendaftarkan sekolahnya yang dituju.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here