Bikin Kering Sumur Warga, Lurah Grogol Ultimatum Kontraktor Tol Desari

111
Lurah Grogol, Danudi Amin saat meninjau kondisi sumur warga di tiga wilayah Rt di Rw 02, yang mengalami kekeringan

Limo | jurnaldepok.id
Kepala Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin mengaku telah meninjau kondisi sumur warga di tiga wilayah Rt di Rw 02, yang mengalami kekeringan akibat terdampak pembangungan konstruksi Tol Depok – Antasari (Desari).

“Ya, saya sudah melakukan pengecekan di Rt 03, 04 dan Rt 05 di Rw 02, ternyata memang benar sumber air dirumah warga kering akibat terdampak pembangunan tol Desari untuk itu kami akan mengirim surat kepada Kontraktor untuk mencari solusi atas permasalahan itu, ” ujar Danudi Amin, kepada Jurnal Depok.

Danu menambahkan, setelah dilakukan pendataan, jumlah rumah yang sumber airnya mengalami kekeringan mencapai 40 kepala keluarga dan jumlah tersebut bisa terus bertambah jika tidak segera diatasi.

“Kami belum tahu, bagaimana solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini, apakah pihak kontraktor harus mensuplai air bersih untuk keperluan MCK warga atau ada solusi lain, nanti dibicarakan dengan pihak kontraktor, ” imbuhnya.

Sementara perwakilan dari kontraktor Tol Desari, Ruhimat yang sempat mendatangi lokasi permukiman warga terdampak pembangunan tol mengaku siap untuk bertanggung jawab guna mengatasi masalah ini.

“Pada prinsipnya perusahaan siap bertanggung jawab untuk mengatasi masalah ini, tapi memang harus ada laporan resmi dari perwakilan warga dan aparatur pemerintahan untuk diajukan ke perusahaan Kontraktor, ” kata Ruhimat.

Terpisah, sejumlah warga yang mengalami kekeringan mengaku sangat kerepotan akibat keringnya sumber mata air dilingkungan tersebut.

H. Gamur Sarih, salah satu sesepuh di Rt 04/02, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo meminta kepada Kontraktor untuk segera mencarikan solusi atas permasalahan itu, pasalnya kata dia saat ini warga sudah sangat sulit mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari hari.

“Sejak bulan puasa kami sudah merasakan sulitnya mendapatkan air karena mesin air tak lagi berfungsi sebagaimana biasanya, dan sekarang kondisinya semakin parah ” kata H. Gamur Sarih yang diamini oleh Buang Sanjaya warga Rt 03/02 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Pada kesempatan itu, Ketua Rt 04/02, Kelurahan Grogol, Endri menjelaskan keringnya mata air dirumah warga disebabkan aktivitas penggalian pondasi jalan tol disekitar permukiman warga.

“Tadinya permukaan tanah disini rata tapi setelah digali untuk pondasi jalan tol, mata air dibawah tanah turun sehingga sumber air milik warga menjadi kering, ” tukas Endri.

Terkait hal ini, Endri berharap ada solusi permanen guna mengatasi masalah ini.

“Harus ada solusi permanen dan tidak hanya bersifat sementara karena kalau bersifat sementara nanti setelah pembangunan tol selesai, kontraktor lepas tangan sementara warga kembali mengalami kesulitan air, ” tutup Endri. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here