Ustad Lancip Dipanggil Polda Metro Jaya

227
Inilah surat panggilan dari Polda Metro Jaya kepada Ustad Lancip

Bojongsari | jurnaldepok.id
AR atau ustad lancip yang berprofesi sebagai pimpinan di Pondok Pesantren Daarul Shafa di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, dipanggil aparat Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya memanggil AR alias Ustad Lancip terkait atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan berita bohong.

Dalam surat panggilan dengan nomor B 5081/VI/RES.2.5./2019/Dit/Reskrimsus itu tertulis bahwa Ustad Lancip harus menemui penyidik Polda Metro pada, Kamis (13/6).

Surat ini adalah undangan klarifikasi kedua yang dilayangkan Polda Metro Jaya hari Selasa (11/6) yang ditujukan untuk Ustad Lancip. Surat panggilan tersebut dilayangkan ke alamat di Pondok Pesantren Daarul Shafa di Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Ustad Lancip diminta menjelaskan soal video ceramah dirinya yang membahas peristiwa kerusuhan 21-22 Mei lalu. Di video tersebut, Ustad Lancip menyampaikan bahwa ada korban mati hampir 60 orang dan ratusan orang masih hilang.

Atas ucapannya, Ustad Lancip pun diminta menemui penyidik untuk menjelaskan maksud dari isi ceramahnya.

Ustad Lancip adalah pimpinan Ponpes Daarul Shafa. Namun ketika didatangi ke ponpes tersebut, Ustad Lancip sedang tidak ada di lokasi.

Salah seorang muridnya menyebutkan bahwa gurunya itu sedang ada di luar kota.

“Tidak ada saat ini. Sedang di Brebes,” kata Ronny, salah satu muridnya, Rabu (12/6).

Dia enggan menjawab detil kemana gurunya itu pergi. Ia hanya menyebutkan bahwa Ustad Lancip sedang keluar kota untuk isi ceramah di beberapa lokasi.

“Jadwal detilnya bukan saya pegang. Yang saya tahu, beliau ke Brebes dan Cirebon,”katanya.

Ronny menuturkan, saat ini tidak ada satu pun dari pihak ponpes yang bisa memberikan keterangan banyak.

Dia pun menyarankan agar langsung mengkonfirmasi pada Ustad Lancip. “Nggak ada yang bisa kasih keterangan. Mohon maaf ya,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here