Disdukcapil Cari Pendatang Gelap

13
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok akan melakukan penyisiran di 11 Kecamatan di Kota Depok sebagai langkah melakukan pendataan terhadap pendatang baru yang biasanya membludak pasca lebaran.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Diarmansyah mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai langkah mengantisipasi masuknya pendatang gelap tanpa pekerjaan tetap dan keahlian. Mereka menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) terhadap para pendatang gelap di lokasi keramaian seperti di Terminal, Stasiun dan wilayah di Kota Depok lainnya.

“Kemarin kami sudah memulai melakukan OYK atau pendataan penduduk di tiga titik yakni di Terminal Jatijajar, Stasiun Depok Lama dan Stasiun Depok Baru. Ini untuk mengetahui berapa banyak jumlah penduduk yang datang ke Depok,” jelas Diarmansyah

Menurut dia, dalam operasi tersebut pihaknya tidak menemukan adanya pendatang gelap. Rata-rata pendatang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. “Kami menurunkan 17 personel ke beberapa titik. Namun, tidak ada temuan pendatang gelap saat itu. Para pendatang telah memiliki e-KTP,” jelasnya.

Kendati begitu, OYK juga akan dilakukan di 11 kecamatan di Kota Depok. Dalam operasi tersebut, Disdukcapil akan berkoordinasi dengan para lurah dan camat sebagai pejabat di wilayah. “Titik-titik permukiman padat yang menjadi sasaran biasanya di wilayah timur. Namun, tahun ini kami juga akan menyisir wilayah barat seperti Bojongsari dan Sawangan pada Juni mendatang,” kata dia.

Sementara itu, untuk pelayanan kependudukan sejak hari pertama masuk setelah libur lebaran sudah berjalan normal. Mulai dari pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP-el, Akta Kelahiran, dan lainnya tetap berjalan seperti biasa.

Ia mengatakan, pada hari pertama kerja seluruh pegawai terutama yang bertugas pada loket pelayanan sudah bekerja seperti biasa, dan tidak ada yang cuti. Pihaknya juga telah membuka semua loket pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semua loket dan pegawai kita yang ditugaskan telah bekerja. Semuanya berjalan normal, bahkan kemarin staf dan petugas telah berkeliling ke terminal untuk mendata pendatang baru,” katanya.

Diarmansyah menambahkan, pelayanan prima terus ditingkatkan untuk masyarakat meski baru memasuki hari pertama kerja. Pihaknya juga mempersilakan masyarakat yang ingin mengurus berbagai administrasi kependudukan di Disdukcapil, karena pelayanan sudah kembali normal. “Tiap harinya Disdukcapil bisa melayani kurang lebih 200 pemohon administrasi kependudukan,” jelas dia.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here