Warga Cipayung Ditemukan Tewas di Ciliwung

33
Petugas kepolisian saat mengevakuasi jenazah dari Kali Ciliwung yang belakangan diketahui warga Cipayung

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Mayat wanita yang tewas mengambang di Kali Ciliwung, Jalan Masjid RT.06/05, Ratu Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (27/5) berhasil terindifikasi oleh aparat Kepolisian Polresta Depok.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan sosok jasad wanita muda berkaos pink celana leging tersebut diketahui bernama Amaliyah. Korban merupakan warga Cipayung.

Hal tersebut ia dapatkan berdasarkan hasil pemeriksaan serta keterangan saksi-saksi selama penyelidikan.

“Ya betul identitas korban sudah diketahui yaitu bernama Amaliyah. Usia 30 tahun. Korban warga Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung,” ujar Kapolsek.

Roni menambahkan terungkapnya kasus ini berawal dari ada informasi warga bahwa salah satu keluarga ada yang dilaporkan hilang. Setelah orangtua melihat jasad di RS Polri ternyata benar itu adalah anaknya yang hilang.

“Informasi dari pihak keluarga, korban dilaporkan sudah hilang selama empat hari. Selama itu keberadaan anaknya belum diketahui,”tuturnya.

Setelah melengkapi bukti-bukti bahwa korban anaknya, lanjut Kapolsek, jenasah langsung dibawa dan disemayamkan ke rumah duka.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Iptu Hendra menambahkan penyebab tewasnya korban hingga kini masih dalam penyelidikan. Pada saat ditemukan jasad sudah membusuk. Dari pemeriksaan pertama di TKP, diketahui korban menggunakan plastik menutupi kakinya.

“Ada plastik di kakinya namun belum diketahui alasannya apa. Kami masih menyelidiki hal itu,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan berdasarkan hasil identifikasi di tubuh korban, tim Inafis Polresta Depok tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Untuk sementara kuat dugaan korban tewas akibat terseret arus kuat Kali Ciliwung,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan warga Kelurahan Ratu Jaya, Gang Masjid, RT 06/05, Pancoran Mas dikagetkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan mengapung di Kali Ciliwung.

Setiawan (30), warga sekitar bantaran Kali Ciliwung mengatakan mayat itu ditemukan pertama kali oleh anak perempuannya.

“Anak saya saat sedang membuka jendela melihat ada sosok mayat berambut panjang tersangkut di antara batu-batu Kali Ciliwung sebelah rumah,” ujarnya.

Saat ditemukan, mayat itu mengenakan kaos pink dan celana leging cokelat serta celana dalam wanita.

Baju korban sudah tersingkap hingga sedada sehingga terlihat perut dan kondisi jenasah sudah bengkak.

Ketua RT 06/05, Dayat Djuhana mengatakan, saat ditemukan, posisi jasad korban dalam posisi miring. Ciri-ciri lain korban mengenakan cincin seperti emas di jari manis tangan sebelah kiri.

Dayat menambahkan, dari mayat itu pun tidak ditemukan identitas. Namun ia memastikan, bahwa mayat tersebut bukan warga setempat.

“Sudah kami cek sekitar warga sini tidak ada orang yang hilang. Kemungkinan korban tidak ada data identitas, ini warga luar kampung sini,”katanya.nCR- JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here