Edan! Ibu Tiri Siram Anak Dengan Air Panas

84

Margonda | jurnaldepok.id
Nasib tragis dialami seorang anak yatim berinisial SA atau CC (10). Bocah malang itu disiram air panas oleh ibu tirinya. Akibatnya wajah SA pun melepuh.

Peristiwa yang dialami SA membuat masyarakat geram. Warga RT 01/02 Jalan Limun Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere ramai-ramai mendatangi Polsek Limo melaporkan atas penganiayaan anak.

Kapolsek Limo Kompol Iskandar mengatakan anggotanya mendapat informasi ada dugaan kasus penyiraman air panas. Peristiwa itu pun viral di media sosial.

“Anggota kami sudah melakukan olah TKP dan berhasil menemukan korbannya SA alias CC (10). Anak yang sudah penuh luka melepuh di wajahnya diamankan ke rumah tetangganya,” ucapnya.

Korban kini sudah dirawat ke RS Fatmawati akibat luka-luka yang dideritanya. Diduga SA disiksa ibu angkatnya sendiri.

Dirinya mengungkapkan aksi kekerasan sudah terjadi dua hari lalu. Namun laporan baru sekarang dilakukan, dibantu para tetangga korban yang merasa kasihan melihat korban disiksa.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dan warga korban yang sudah tidak punya orang tua ini, bocah malang tersebut kerap disiksa saat ibu angkat dan suaminya sedang bertengkar.

“Ibu angkatnya melampiaskan kemarahannya kepada korban. Pelaku pun janji setelah diangkat akan dirawat sebagai anak sendiri. Namun pada kenyataannya korban hanya dijadikan seperti pembantu,” jelasnya.

Diketahui korban merupakan dari kalangan keluarga tidak mampu. Hal ini terungkap lantaran ada seorang warga datang ke Polsek atas nama Ahmad Syarif yang ingin minta surat keterangan bebas biaya rumah sakit.

Sementara itu Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi menambahkan terkait kejadian kekerasan terhadap korban SA yang melaporkan tetangganya sendiri ke PPA Polresta Depok.

“Anggota kami masih mencari pelaku diduga ibu tirinya yaitu SN. Sampai saat ini pelaku masih terus dalam pencarian anggota PPA Polresta Depok masih terus dalam proses penyelidikan,” tutupnya.nCR-JD1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here