Dilaporin Ke Polisi, Zaenudin Bilang Suganda Salah Kaprah

589
Zaenudin

Limo | jurnaldepok.id
Camat Limo, Zaenudin menanggapi datar laporan Suganda ke Polda Metro Jaya dengan perkara pengrusakan atau pelanggaran terhadap pasal 170 KUHP.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Camat Limo, Zaenudin mengatakan pelaksanaan aksi pembongkaran pada hari Jumat tanggal 24 Mei 2019 bukan atas nama pribadi melainkan atas nama institusi sehingga dirinya menganggap bahwa surat laporan Suganda salah kaprah dimana pada laporan tersebut, terlapor atas nama Zaenudin dkk.

“Soal dia (Suganda, red) melaporkan kasus pembongkaran pagar didepan Kantor Kecamatan Limo, itu merupakan hak dia dan kami ikuti saja arahnya namun yang perlu digaris bawahi bahwa terlapor pada surat laporan kepolisian itu tertulis Zaenudin dkk, dan tidak ada disebut Camat Limo, nah saya enggak tahu apakah yang dimaksud itu adalah saya atau siapa ? karena di Limo banyak yang bernama Zaenudin bahkan ketua Rt saja ada dua orang yang bernama Zaenudin, ” ujarnya, Senin (27/5).

Dia menambahkan, keputusan untuk melakukan pembongkaran terhadap pagar penutup akses jalan Kantor Kecamatan lebih kepada pertimbangan bahwa pagar penutup jalan itu sangat mengganggu kelancaran aktivitas pelayanan masyarakat.

“Saya mendapat kabar bahwa sudah 3 x akses jalan itu dipagar oleh Suganda dan yang terakhir dilakukan pada tanggal 11 maret 2018 artinya lebih dari setahun akses jalan menuju Kantor Kecamatan terhambat oleh pagar itu, ” ungkap Zaenudin.

Dipertegas Zaenudin, meskipun sudah sejak lama dirinya mengetahui permasalahan pemagaran akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo, namun ia tidak pernah ikut campur soal permasalahan tersebut lantaran waktu itu dirinya bukan aparatur setempat.

“Perlu dicatat selama saya tidak menjabat untuk wilayah Limo, saya tidak pernah ikut campur soal pagar penutup akses jalan itu, ini membuktikan bahwa tindakan yang saya lakukan berdasarkan atas jabatan yang melekat dan bukan atas nama pribadi makanya saya pikir surat laporan itu salah kaprah, ” imbuhnya.

Disisi sejumlah warga Kecamatan Limo tetap pada pendirian nya mendukung kebijakan Camat Limo melakukan pembongkaran pagar yang selama ini menutup akses jalan ke Kantor Kecamatan Limo.

Wahyu Wibowo salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, berpendapat perbuatan Suganda melakukan pemagaran jalan didepan Kantor Kecamatan juga merupakan pelanggaran hukum karena mengganggu kelancaran aktivitas pelayanan masyarakat. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here