Tak Gelar Pemilihan Raya, PKS Tunjuk Langsung Bakal Calon Walikota

835
Mahfudz Abdurrahman

Bojongsari | jurnaldepok.id
DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menunjuk langsung bakal calon (Balon) Walikota Depok untuk periode 2020-2025. Untuk mennetukan itu, kali ini PKS tidak akan menggelar pemilihan raya (Pemira).

“Untuk kepala daerah enggak (Pemira,red), nanti prosesnya menunggu usulan dari DPD dan DPW, kalau untuk pusat atau DPP sifatnya hanya mengetahui saja,” ujar Mahfudz Abdurrahman, Bendahara Umum DPP PKS kepada Jurnal Depok, belum lama ini.

Ia menambahkan, hal itu juga akan terjadi di Kota Depok. Bahwa partainya nanti akan menunjuk langsung siapa yang akan diusung menjadi Walikota Depok.

“Kalau untuk itu (berkoalisi lagi dengan Gerindra,red) kami belum tahu, belum menukik ke arah situ,” paparnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hubungannya dengan Partai Gerindra pasca pilpres masih baik-baik saja.

“Belum ada kedengaran hal-hal yang enggak enak, masih bagus-bagus saja. Kalau secara umum dengan Gerindra kan masih sekutu, masih bersama dan sama-sama,” katanya.

Namun untuk di daerah, sambungnya, pihaknya dalam hal ini DPP akan mengikuti pusat.

“Kalau di pusatnya bagus dibawah juga ikut bagus, PKS disiplinnya seperti itu,” ungkapnya.

Sebelumnya Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafidz Nasir berencana menggelar pemilihan raya pasca rekapitulasi penghitungan suara rampung di tingkat Kota Depok.

Hafid mengungkapkan, pada pilkada 2015 silam partainya hanya meraih enam kursi di DPRD Depok, sementara Gerindra 9 kursi.

“Ternyata dari pusat (DPP,red) disepakati calon walikota dari PKS dan wakilnya dari Gerindra. Pemira kami gelar setelah ada penetapan dari KPU Kota Depok,” terangnya.

Saat ini, hasil Pileg April lalu diprediksi hanya ada tiga partai di Kota Depok yang bisa mengusung walikota-wakil walikota tanpa berkoalisi diantaranya PKS, Gerindra dan PDI. Selain itu jika partai lain seperti Golkar, PAN, PKB, Demokrat, PPP dan PSI membentuk koalisi, maka akan muncul satu lagi kandidat balon walikota-wakil walikota. Dengan begitu akan muncul empat balon walikota-wakil walikota.

Pertanyaannya, akankah ketiga parpol tersebut (PKS, Gerindra dan PDIP) akan mengusung calonnya masing-masing, atau mereka akan berkoalsi dengan partai lain?. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here