Ummat Islam Berduka

106
Walikota Depok, Mohammad Idris saat menjenguk Ustad Arifin Ilham di RSCM beberapa waktu lalu

Margonda | jurnaldepok.id
Kepergiaan Ustad Arifin Ilham kepangkuan Ilahi Robbi telah menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh ummat khususnya ummat Islam di Indonesia.

Hal itu pula yang dirasakan oleh Walikota Depok, Mohammad Idris. Secara langsung Idris menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Ustad Arifin Ilham. Idris mengaku sangat kehilangan sosok seorang ustad yang kharismatik dan membawa kesejukan dalam setiap dakwahnya.

“Duka yang mendalam terhadap wafatnya Ustad Arifin Ilham, tentunya saya merasa kehilangan sosok da’i Indonesia. Beliau sosok da’i yang tulus, gigih dan sosiable. Performance apa adanya, tidak dibuat-buat dengan penampilan sederhana, juga seorang yang terbuka dan membuka diri untuk konsultasi dan diskusi,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Kamis (23/5).

Idris mengungkapkan, ia terakhir bertemu almarhum ketika dirawat di RSCM unit Kencana.

“Alhamdulillah saya sempat menjenguk dan mendoakan. Saat itu beliau pegang tangan saya erat-erat seraya berbisik ‘Lanjutkan Perjuangan dengan Ikhlas dan Semangat Berkorban’,” ungkapnya.

Dirinya menyadari sesungguhnya setiap milik Allah akan kembali kepada-Nya

“Milik Alloh apa yang Dia ambil, kita bersabar dan berharap pahala kesabaran. Selamat jalan da’i mujahid fi Sabilillah. Kami yakin Allah sudah siapkan da’i pejuang-pejuang lain yang mampu melanjutkan cita-cita mulia dalam menebar Islam rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH Encep Hidayat. Encep menilai, almarhum merupakan sosok yang soleh.

“Almarhum dalam berdakwah sangat mengggunakan bahasa yang santun dan tidak pernah mencela atau menjelek-jelekan orang. Nabi dalam berdakwah ya seperti itu, dakwahnya selalu membangun bagaimana menyadari kesalahannya,” tandasnya.

Dengan begitu, sambungnya, orang akan berinstropeksi kedalam sehingga timbul lah kesadaran. Selain itu almarhum dalam berdakwah juga selalu menyentuh kalbu setiap orang-orang yang berzikir.

Dirinya berharap akan muncul generasi penerus untuk melanjutkan dakwahnya nanti.

“Almarhum memiliki lembaga pendidikan, dari situ nanti kami yakin akan muncul penggantinya. Selain itu almarhum memiliki keluarga dan keturunan, tentu kami berharap anaknya dapat melanjutkan perjuangan ayah nya atau teman-teman dekatnya yang bisa melanjutkan perjuangan dakwahnya,” terangnya.

Jenazah Ustad Arifin Ilham kemarin tiba di Indonesia usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Malaysia. Almarhum kemudian dimakamkan di Pesantren Azzikra, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here